Dunia Kerja Mulai Berubah, Green Jobs Buka Peluang Baru untuk Anak Muda

Maria Margaretha Nirong Gedo • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 14:19 WIB
Ilustrasi green jobs dan peluang kerja di sektor ekonomi hijau( pinterest)
Ilustrasi green jobs dan peluang kerja di sektor ekonomi hijau( pinterest)

 RADAR JOGJA – Pilihan pekerjaan untuk anak muda ke depan diperkirakan semakin beragam. Perkembangan kendaraan listrik dan energi terbarukan tidak hanya membawa perubahan pada teknologi, tetapi juga menciptakan kebutuhan terhadap tenaga kerja dengan keterampilan baru.

Kondisi tersebut berkaitan dengan berkembangnya pekerjaan hijau atau green jobs. Bidang ini mulai mendapat perhatian seiring dengan arah industri yang semakin mengarah pada penggunaan teknologi dan proses yang lebih ramah lingkungan.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perkembangan teknologi harus diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia. Menurutnya, tenaga kerja perlu memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan industri yang ikut berubah akibat transisi menuju ekonomi hijau.

Salah satu contohnya terlihat dari perkembangan kendaraan listrik. Ketika jumlah dan penggunaan kendaraan listrik bertambah, kebutuhan tenaga yang memahami teknologi tersebut juga ikut muncul. Begitu pula dengan sektor energi terbarukan yang membutuhkan orang dengan keterampilan khusus.

Beberapa bidang yang disebut membutuhkan kompetensi tersebut antara lain teknisi kendaraan listrik, instalasi tenaga surya, pengoperasian stasiun pengisian, pemeliharaan, hingga aspek keselamatan dan kesehatan kerja atau K3.

Baca Juga: Jadwal dan Kick Off Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura jadi Lawan Perdana

Bagi mahasiswa dan lulusan baru, perkembangan ini bisa menjadi gambaran bahwa mencari pekerjaan nantinya tidak harus terpaku pada profesi yang selama ini banyak dikenal. Bidang lingkungan dan teknologi juga dapat menjadi bagian dari pilihan karier, terutama bagi mereka yang mau mempelajari keterampilan baru.

Pemerintah sendiri menargetkan jumlah tenaga kerja hijau di Indonesia mencapai sekitar 5,01 juta hingga 5,32 juta orang pada 2029. Target tersebut menunjukkan adanya kebutuhan untuk menyiapkan tenaga kerja yang mampu mengikuti perubahan teknologi sekaligus memahami kebutuhan industri.

Namun, bertambahnya peluang pekerjaan juga berarti calon tenaga kerja harus mempersiapkan kemampuan yang sesuai. Tidak cukup hanya mengetahui bahwa kendaraan listrik atau energi surya sedang berkembang. Tenaga kerja juga perlu memahami cara menggunakan, merawat, dan mengembangkan teknologi tersebut.

Karena itu, pelatihan vokasi menjadi salah satu bagian yang didorong pemerintah. Pelatihan diharapkan tidak berjalan sendiri, tetapi terhubung dengan kebutuhan perusahaan dan industri. Keterlibatan industri dapat dilakukan mulai dari penyusunan materi pelatihan, penyediaan instruktur, praktik kerja, sertifikasi, sampai proses penempatan lulusan.

Baca Juga: Evaluasi Regrouping Sekolah, DPRD Kulon Progo Sebut Disdikpora Tak Lakukan Pendekatan Sosial

Buat anak muda yang sedang berada di bangku kuliah, perubahan tersebut juga bisa menjadi alasan untuk mulai melihat perkembangan dunia kerja sejak sekarang. Mengikuti tren industri dan mencari tahu keterampilan yang mulai dibutuhkan dapat membantu menentukan kemampuan tambahan yang ingin dipelajari.

Apalagi, pekerjaan yang berkaitan dengan lingkungan tidak selalu berarti harus bekerja di lapangan. Ada berbagai peran yang mendukung ekosistem tersebut, mulai dari pekerjaan teknis hingga bidang pendukung yang dibutuhkan perusahaan.

Perkembangan green jobs pada akhirnya menunjukkan bahwa perubahan teknologi juga membawa perubahan pada jenis keterampilan yang dibutuhkan. Dunia kerja tidak berhenti pada satu jenis profesi, tetapi terus menyesuaikan diri dengan perkembangan industri.

Bagi generasi muda, perubahan ini menjadi gambaran bahwa peluang karier bisa muncul dari bidang yang sebelumnya belum terlalu populer. Yang dibutuhkan adalah kemauan untuk belajar dan menyesuaikan keterampilan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus bergerak.

(Maria Margaretha Nirong Gedo) 

Sumber : ANTARA

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
anak muda Beragam pilihan semakin pekerjaan