RADAR JOGJA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tengah dibenahi.
Badan Gizi Nasional (BGN) dikabarkan sedang menyiapkan aplikasi mirip ojek online (ojol) agar para kepala sekolah dapat memberikan ulasan terhadap dapur yang melayani program tersebut.
Aplikasi ini dirancang untuk memungkinkan kepala sekolah memberikan ulasan berupa nilai (rating) dan catatan terkait kualitas pelayanan MBG.
“Nantinya kami akan memberikan semacam aplikasi kepada Bapak dan Ibu Kepala Sekolah. Seperti di ojek online, Bapak dan Ibu Guru bisa memberikan bintang dan catatan terhadap dapur penyedia,” kata Kepala BGN Sudaryono melalui video di akun Instagram @sudaru_sudaryono, dikutip Senin (21/9/2026).
Baca Juga: Bupati Sleman Siap Evaluasi Jamda RX-King, Knalpot Brong Jadi Sorotan
Sudaryono menjelaskan bahwa BGN telah mengembangkan aplikasi untuk proses pengiriman MBG ke sekolah guna memantau dan memastikan serah terima makanan berjalan sesuai prosedur.
Ke depan, akses aplikasi ini akan diperluas agar kepala sekolah dapat menilai dapur MBG yang melayani sekolah mereka.
Pembenahan sistem tersebut membutuhkan waktu sekitar satu hingga tiga minggu agar dapat diakses oleh seluruh kepala sekolah.
Penilaian mencakup berbagai aspek pelayanan.
Kepala sekolah dapat menggunakan aplikasi itu untuk melaporkan jika menemukan makanan MBG yang kurang baik, pengiriman terlambat, atau masalah pelayanan lainnya.
Baca Juga: Mohamed Salah Disanksi Larangan Mengemudi dan Denda karena Melanggar Batas Kecepatan
“Apakah menunya jelek, suka terlambat, atau masalah lainnya, semua bisa diberi bintang dan catatan,” ujar Sudaryono.
Menurut BGN, masukan dari kepala sekolah sangat penting untuk mengukur tingkat kepuasan penerima manfaat sekaligus mengevaluasi kualitas layanan dari setiap dapur MBG.
Sudaryono menegaskan bahwa peserta didik adalah konsumen yang berhak menerima layanan yang sesuai.
Kualitas MBG tidak boleh berbeda antarwilayah.
Menurutnya, jika peserta didik di satu sekolah mendapatkan layanan dan makanan yang baik, standar serupa harus diterapkan di sekolah lain.
Baca Juga: Mohamed Salah Disanksi Larangan Mengemudi dan Denda karena Melanggar Batas Kecepatan
Oleh karena itu, ia meminta kepala sekolah tidak ragu menyampaikan keluhan maupun evaluasi terkait layanan MBG melalui sistem yang disiapkan BGN.
“Maka kami ingin lebih banyak mendapatkan feedback dari Bapak dan Ibu Kepala Sekolah semua,” pungkasnya.