Cahaya Misterius dan Dentuman Gegerkan Gorontalo, Diduga Meteor Sepanjang 10 Meter

Fibrian Putri Heragung • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 15:58 WIB
Cahaya Misterius dan Dentuman Gegerkan Gorontalo, Diduga Meteor Sepanjang 10 Meter
Cahaya Misterius dan Dentuman Gegerkan Gorontalo, Diduga Meteor Sepanjang 10 Meter

 RADAR JOGJA — Warga di sejumlah wilayah Gorontalo dikejutkan oleh kemunculan cahaya terang misterius di langit pada Sabtu dini hari, 12 September 2026, sekitar pukul 00.15 WITA. Cahaya tersebut terlihat melintas dengan cepat sebelum menghilang. Tak lama kemudian, warga mendengar suara dentuman keras yang membuat masyarakat bertanya-tanya mengenai penyebabnya.

Fenomena tersebut juga terekam dalam sejumlah video dan kemudian beredar di media sosial. Beberapa warga menduga cahaya yang terlihat merupakan meteor karena bentuknya menyerupai benda langit yang melintas dengan kecepatan tinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kemudian melakukan pemantauan dan menemukan adanya sinyal seismik pada waktu yang berdekatan dengan kejadian. Namun, berdasarkan analisis awal, sinyal tersebut bukan merupakan gempa tektonik maupun gempa vulkanik.

BMKG juga menerima rekaman CCTV yang memperlihatkan cahaya terang di langit sebelum akhirnya meredup dan menghilang. Data dari sejumlah sensor menunjukkan adanya getaran yang terekam sekitar waktu kejadian, sehingga fenomena tersebut tidak hanya berdasarkan kesaksian warga.

Sementara itu, peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menduga fenomena tersebut berkaitan dengan meteor berukuran sekitar 10 meter yang memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan sangat tinggi. Benda tersebut diperkirakan mengalami airburst, yaitu pecah atau meledak di atmosfer sebelum mencapai permukaan Bumi.

Baca Juga: BPS Catat Harga Sejumlah Pangan Naik pada Pekan Kedua September 2026

Ledakan di atmosfer dapat menghasilkan cahaya yang sangat terang sekaligus gelombang kejut.

Gelombang inilah yang diduga menjadi penyebab suara dentuman yang terdengar oleh warga Gorontalo.

Meski dugaan meteor semakin kuat, belum dapat dipastikan apakah ada bagian dari benda tersebut yang mencapai permukaan Bumi.

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui lintasan, ukuran sebenarnya, lokasi terjadinya airburst, serta kemungkinan adanya material yang jatuh ke tanah.

Untuk sementara, BMKG telah memastikan bahwa dentuman tersebut bukan disebabkan oleh gempa bumi, sementara BRIN mengarah pada dugaan fenomena meteor.

 Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai spekulasi yang beredar sebelum ada hasil penelitian resmi.

FIBRIAN PUTRI HERAGUNG 

Sumber: Berbagi Sumber

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
cahaya geger meteor langit Manado