Sempat Bagikan Titik Lokasi, Ini Kronologi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda 

Yunita Tri Hastuti • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 14:36 WIB
Lima Jurnalis yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA/Dok Keluarga)
Lima Jurnalis yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. (ISTIMEWA/Dok Keluarga)

 


RADAR JOGJA – Lima jurnalis dikabarkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, sejak Senin (7/9/2026).

Rombongan tersebut diketahui menaiki speedboat untuk meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kronologi bermula saat lima jurnalis beserta nakhoda, anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu menyewa satu unit speedboat milik warga setempat pada Senin (7/9/2026).

Kapal bertolak dari Dermaga Pagedongan, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan perairan Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga: Rombongan Jurnalis Hilang Kontak Saat Meliput Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Kini dalam Pencarian

Komunikasi terakhir terjadi pada pukul 14.42 WIB.

Salah satu jurnalis membagikan titik lokasi dan kondisi terkini di lapangan kepada rekannya, Abay, jurnalis Antara di Pulau Sebesi, Lampung.

Saat itu, posisi kapal berada di tengah perairan antara Carita dan Gunung Anak Krakatau.

Namun, pada pukul 15.04 WIB, seluruh sinyal dan saluran komunikasi ke kapal terputus total.

Meskipun begitu, pemandu kapal bernama Heriyanto sempat mengirimkan foto pada pukul 18.13 WIB yang memperlihatkan mereka sedang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga: Menikmati Sejuknya Sipiso-piso, Surga Alam di Tanah Karo

Kecurigaan muncul pada Selasa (8/9/2026) karena speedboat tak kunjung kembali hingga siang hari.

Pemilik kapal dan pihak keluarga berusaha menghubungi awak kapal, tetapi tidak membuahkan hasil.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Kantor SAR Banten pada pukul 13.55 WIB.


Berdasarkan keterangan Basarnas Banten, terdapat lima jurnalis di dalam kapal tersebut:

M. Bagus Khoirunnas – Jurnalis Antara
Ari Basuki – Jurnalis Merdeka
Yudhis – Jurnalis iNews
Daus – Jurnalis Anadolu
Donal – Jurnalis Freelance

Baca Juga: Rumah Adat Siwaluh Jabu di Desa Dokan, Jejak Kehidupan Lima Marga Karo

Sementara tiga orang lainnya adalah:
Warta (55) – Kapten Kapal
Surakman (60) – ABK
Heriyanto (49) – Pemandu (Guide)
Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Pandeglang yang menerima laporan langsung dikerahkan ke titik koordinat dugaan 6°14'40.52"S 105°40'49.48"E, berjarak sekitar 9,98 mil laut dari posisi Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Banten.


Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad, menyampaikan bahwa setelah dipastikan kapal hilang kontak, tim SAR segera melakukan penyisiran.

Belasan personel gabungan dilibatkan dalam operasi pencarian hari pertama dengan mengerahkan armada Rescue Car, perahu RIB 02, hingga kapal KM SAR Banten sepanjang 40 meter.

Tim telah menyisir rute perairan mulai dari pesisir Carita dan Pulau Panjang hingga mengitari kawasan Gunung Anak Krakatau.

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
Kronologi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau Jurnakis hilang kontak Titik Lokasi 5 jurnalis hilang kondisi terkini