Pulihkan Pendidikan Pascagempa Flores, Kemenag Siapkan 16 Ruang Belajar dan 1.000 School Kit

Fibrian Putri Heragung • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 20:38 WIB
Bantuan berupa 1.000 paket perlengkapan sekolah atau school kit serta 16 ruang belajar sementara.
Bantuan berupa 1.000 paket perlengkapan sekolah atau school kit serta 16 ruang belajar sementara.

FLORES - Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam memberikan bantuan bagi madrasah yang terdampak bencana gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut berupa 1.000 paket perlengkapan sekolah atau school kit serta 16 ruang belajar sementara.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa bencana tidak seharusnya membuat anak-anak kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan. Pemerintah, menurutnya, perlu memastikan peserta didik tetap dapat mengikuti pembelajaran dalam kondisi yang aman dan layak, sekaligus membantu madrasah yang mengalami dampak akibat bencana.

“Bencana tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak untuk kehilangan haknya mendapatkan pendidikan. Pemerintah harus hadir memastikan mereka tetap dapat belajar dengan aman dan layak,” ujar Nasaruddin Umar, dikutip dari Antara di Jakarta.

Dari total 72 madrasah yang terdampak gempa, sebanyak 15 madrasah ditetapkan sebagai prioritas penerima bantuan pada tahap awal. Sebanyak 16 ruang kelas sementara juga disiapkan untuk menjaga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meski sejumlah fasilitas pendidikan mengalami kerusakan.

Baca Juga: Sleman Jadi Tuan Rumah ASEAN Sports Day 2026

Selain ruang belajar sementara, Kementerian Agama turut menyalurkan 1.000 school kit untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan belajar para peserta didik yang terdampak bencana.

Nasaruddin Umar dijadwalkan mengunjungi NTT untuk melihat secara langsung kondisi madrasah serta memastikan proses pemulihan layanan pendidikan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam mempercepat pemulihan sektor pendidikan di wilayah yang terdampak bencana. Dengan adanya dukungan tersebut, madrasah dan peserta didik diharapkan dapat kembali menjalankan kegiatan pembelajaran secara bertahap.

“Kita ingin memastikan madrasah tetap mendapatkan dukungan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pembelajaran. Bantuan ini diharapkan dapat membantu madrasah dan peserta didik kembali menjalankan aktivitas pendidikan secara bertahap,” kata Nasaruddin Umar.

Baca Juga: Dari Badui hingga Hadroh, Suadesa Festival 2026 Hidupkan Kembali Kesenian Lokal Tiyasan

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan kepada madrasah yang terdampak. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan pendidikan sekaligus memastikan hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi.

Kementerian Agama juga akan melanjutkan koordinasi serta pemetaan kebutuhan madrasah yang terdampak gempa. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan mendukung keberlangsungan proses belajar mengajar bagi peserta didik di wilayah terdampak.

( FIBRIAN PUTRI HERAGUNG )

Sumber: Berbagi Sumber

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
bantuan flores gempa NTT Kementerian Agama