15 Perusahaan Inggris Bidik Peluang Proyek Kereta Api di Indonesia

Khansa Qisthi Fathinah • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 16:20 WIB
Situasi lalu lintas di koridor Regent Street, London, yang menampilkan pergerakan moda transportasi umum seperti bus tingkat dan taksi di tengah deretan bangunan arsitektur. (Pinterest/frida)
Situasi lalu lintas di koridor Regent Street, London, yang menampilkan pergerakan moda transportasi umum seperti bus tingkat dan taksi di tengah deretan bangunan arsitektur. (Pinterest/frida)

 


RADAR JOGJA - Peluang pengembangan transportasi berbasis rel di Indonesia menarik perhatian perusahaan-perusahaan asal Inggris.

Sebanyak 15 perusahaan datang ke Indonesia untuk menjajaki kerja sama dalam berbagai proyek perkeretaapian yang sedang dan akan dikembangkan pemerintah.

Kedatangan mereka berlangsung dalam ajang Rail Forum 2026 yang mempertemukan pelaku industri perkeretaapian dari Indonesia dan Inggris.

Baca Juga: Skandal Sertifikasi Ekspor Durian Vietnam ke China, Sejumlah Pejabat Akhirnya Ditangkap

Forum tersebut dimanfaatkan sebagai ruang diskusi sekaligus membuka peluang investasi di sektor transportasi publik.

Proyek yang menjadi perhatia

Beberapa rencana pembangunan jaringan LRT dan sistem transportasi berbasis rel di kota lain juga masuk dalam pembahasan.

Perusahaan yang hadir berasal dari berbagai bidang, mulai dari konsultan teknik, penyedia teknologi, hingga perusahaan konstruksi.

Mereka menawarkan pengalaman dalam pembangunan dan pengelolaan sistem transportasi kereta yang telah diterapkan di berbagai negara.

Baca Juga: Jogjakarta Ditarget Jadi Pusat Perekonomian Syariah Nasional, Empat Sektor Digenjot

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menghadirkan investasi, tetapi juga membuka peluang transfer teknologi dan peningkatan kualitas infrastruktur perkeretaapian di Indonesia.

Pemerintah menilai kolaborasi dengan mitra internasional menjadi salah satu langkah untuk mempercepat pembangunan transportasi massal yang lebih modern.

Rail Forum 2026 juga menjadi ajang bagi pelaku industri kedua negara untuk membangun komunikasi dan menjajaki peluang kolaborasi jangka panjang.

Melalui forum tersebut, perusahaan-perusahaan asal Inggris dapat memperkenalkan teknologi, inovasi, serta pengalaman mereka dalam mendukung pengembangan sistem transportasi berbasis rel.

Baca Juga: Eddie Howe Resmi Tinggalkan Newcastle United, Matthias Jaissle Jadi Kandidat Terkuat Pengganti

Indonesia dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor perkeretaapian seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang aman dan efisien.

Karena itu, kerja sama dengan berbagai mitra internasional diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi di berbagai daerah.

Pengembangan jaringan kereta api juga dipandang sebagai salah satu upaya untuk memperkuat konektivitas antarkota dan mengurangi kepadatan lalu lintas.

Dengan dukungan investasi, teknologi, serta pengalaman dari berbagai pihak, proyek-proyek transportasi berbasis rel diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
Perusahaan Inggris Proyek Kereta Api transportasi berbasis rel Rail Forum 2026 Indonesia