RADAR JOGJA - Pemerintah Indonesia menuai kritik usai tidak mengirimkan delegasi resmi setingkat menteri atau presiden ke rangkaian pemakaman kenegaraan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang berlangsung pada 3-9 Juli 2026 di Iran dan Irak.
Indonesia hanya diwakili Duta Besar RI untuk Iran dan Turkmenistan, Rolliansyah Soemirat.
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, melalui akun Instagram pribadinya @dinopattidjalal pada Minggu (5/7/2026), mengunggah infografis berisi daftar negara yang mengirimkan delegasi resmi ke penghormatan terakhir Khamenei.
Di antaranya Rusia, China, Pakistan, India, Turki, Irak, Mesir, Kazakhstan, hingga Malaysia.
Nama Indonesia tidak tercantum dalam daftar tersebut.
"Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah Indonesia tidak memenuhi undangan Iran untuk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei," tulis Dino dalam takarir unggahannya.
Dino mempertanyakan konsistensi prinsip politik luar negeri "bebas aktif" Indonesia, dengan menyebut kemungkinan pemerintah merasa sungkan atau takut terhadap Amerika Serikat, mengingat AS tengah berseteru dengan Iran dan diketahui menjalin kedekatan dengan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Demi Sekolah Adik dan Ubah Nasib: Cerita Haru Peserta Seleksi Magang Jepang 2026 di Jateng
Ia juga menyoroti posisi Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia yang justru absen dalam momen tersebut.
Menurut Dino, pemerintah Iran sudah berupaya mengundang Indonesia melalui berbagai jalur, namun tidak mendapat respons.
Ia menyarankan, jika pemerintah enggan mengirim pejabat setingkat menteri, setidaknya Wakil Menteri Luar Negeri bidang Dunia Islam, Anis Matta, bisa diutus untuk hadir.
Sebagaimana diketahui, Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari 2026.
Pemakamannya sempat tertunda lebih dari empat bulan akibat situasi perang, sebelum akhirnya digelar dalam rangkaian upacara berskala besar di Teheran, Qom, Najaf, Karbala, hingga Mashhad.
Hingga berita ini disusun, pemerintah Indonesia belum memberikan tanggapan resmi atas kritik yang dilontarkan Dino Patti Djalal terkait ketidakhadiran delegasi resmi RI dalam rangkaian pemakaman tersebut.