JAKARTA – Gelombang aksi demonstrasi kembali mewarnai ibu kota hari ini. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama elemen mahasiswa lainnya turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi dan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah saat ini.
Guna memastikan jalannya aksi berlangsung dengan aman dan tertib, Polda Metro Jaya telah menyiapkan pengamanan ketat. Sebanyak 4.151 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dikerahkan untuk mengawal serta melayani jalannya penyampaian pendapat tersebut.
Pihak aparat keamanan mengimbau kepada seluruh massa aksi untuk tetap menjaga ketertiban umum dan mematuhi koridor hukum selama berdemonstrasi.
5 Tuntutan Utama BEM UI: Dari Isu MBG hingga Militerisme
Dalam aksi unjuk rasa kali ini, BEM UI membawa agenda besar yang dirangkum ke dalam lima poin tuntutan utama. Beberapa isu nasional yang menjadi sorotan tajam para mahasiswa antara lain:
Baca Juga: Australia Resmi Perpanjang Kontrak Tony Popovic Hingga Piala Asia 2027 di Arab Saudi
Desakan Penghentian Program MBG: Mahasiswa menuntut pemerintah untuk mengevaluasi kembali atau menyetop program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dinilai masih menyisakan banyak persoalan struktural dan anggaran.
Penolakan terhadap Kopdes dan Militerisme: Isu lain yang digelorakan adalah penolakan terhadap konsep Komando Operasi Desa (Kopdes) serta penolakan terhadap segala bentuk militerisme di ruang sipil yang dinilai dapat mencederai nilai-nilai demokrasi.
Info Lalu Lintas: Pengendara Diimbau Hindari Bundaran HI
Aksi demonstrasi hari ini berpusat di beberapa titik strategis di Jakarta. Selain area di sekitar gedung pemerintahan, kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) menjadi salah satu titik konsentrasi massa yang paling padat.
Mengingat adanya tiga agenda demonstrasi berbeda yang berlangsung di Jakarta pada hari yang sama, pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan dan pengendara untuk mengantisipasi kemacetan.
Masyarakat disarankan untuk menghindari jalur ke arah Bundaran HI dan mencari rute alternatif guna menghindari terjebak dalam kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi aksi.
Komitmen Pelayanan dan Keamanan Publik
Pihak Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penyiapan ribuan personel ini bukan untuk melakukan tindakan represif, melainkan demi memberikan pelayanan pengamanan agar hak bersuara mahasiswa bisa tersalurkan dengan aman tanpa mengganggu roda aktivitas publik lainnya.
Masyarakat yang harus beraktivitas di pusat kota diharapkan tetap tenang dan terus memantau pembaruan arus lalu lintas dari pihak kepolisian sepanjang hari ini.
Editor : Bahana.