YOGYAKARTA — Jagat media sosial dan grup-grup pesan singkat belakangan ini kembali dihangatkan oleh perbincangan mengenai pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Sayangnya, momentum yang dinanti-nanti oleh jutaan pencari kerja ini justru dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks dan melancarkan aksi penipuan berkedok pendaftaran CASN.
Modus yang digunakan pun kian beragam dan semakin rapi, mulai dari penyebaran jadwal palsu, surat keputusan (SK) pengangkatan bodong, hingga tawaran jalur belakang dari oknum yang mengaku sebagai "calo" orang dalam.
Kenali Modus Penipuan CPNS yang Kerap Muncul
Berdasarkan catatan penelusuran dan peringatan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), terdapat beberapa pola penipuan yang wajib diwaspadai oleh masyarakat:
Baca Juga: Indonesia vs Oman, John Herdman Ingin Akhiri Puasa Kemenangan Skuad Garuda Selama 38 Tahun
1. Tautan (Link) Pendaftaran Palsu (Phishing)
Beredar pesan berantai yang membagikan tautan situs web tiruan dengan domain gratisan. Ketika korban mengeklik dan mengisi data diri, oknum tersebut akan mencuri data pribadi, nomor KTP, hingga nomor rekening korban.
2. Surat Kelulusan Tanpa Tes
Penipu mengirimkan surat fisik atau PDF berlogo kementerian resmi yang menyatakan bahwa korban "lulus otomatis" untuk mengisi formasi kosong, kemudian diminta mentransfer sejumlah uang sebagai biaya administrasi atau diklat awal.
3. Iming-Iming Jalur Kilat
Oknum yang mengaku memiliki akses ke pejabat pusat dan menjanjikan kelulusan 100% dengan syarat menyetorkan uang muka hingga puluhan juta rupiah.
BKN Tegaskan Seleksi Gunakan Sistem CAT
Pihak humas BKN mempertegas bahwa seluruh proses seleksi CASN seperti CPN & PPPK akan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test CAT).
Pernyataan tersebut dilanjut dengan peringatan bahwa tidak ada satu pun orang atau lembaga yang bisa mengintervensi nilai ataupun menjamin kelulusan peserta.
Pemerintah juga mengingatkan bahwa pengumuman resmi mengenai jadwal, formasi, dan syarat pendaftaran hanya akan dirilis melalui situs resmi bkn.go.id atau menpan.go.id, serta akun media sosial resmi centang biru milik instansi pemerintah terkait. Proses pendaftaran resmi pun hanya dilakukan secara terpusat melalui satu pintu, yaitu portal SSCASN.
Baca Juga: FIFA Resmi Melarang Penonton Membawa Botol Air ke Stadion Piala Dunia 2026
Saring Sebelum Sharing
Masyarakat diimbau untuk lebih kritis dan melakukan cross-check sebelum mempercayai informasi yang beredar di grup WhatsApp atau media sosial. Jika menemukan indikasi penipuan atau surat yang mencurigakan, publik dapat langsung melaporkannya melalui kanal pengaduan resmi pemerintah di sapa.bkn.go.id atau melalui platform segera laporkan.
Menjadi PNS adalah impian banyak orang, namun jangan sampai ambisi tersebut membutakan logika hingga terjebak dalam perangkap rayuan manis para penipu. Tetap waspada, persiapkan diri dengan belajar, dan percayalah pada kemampuan diri sendiri.
Editor : Bahana.