Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Demo Mahasiswa di Waena Jayapura Ricuh, Aparat Bubarkan Paksa dengan Gas Air Mata

Iwa Ikhwanudin • Senin, 27 April 2026 | 14:39 WIB
 Aksi demonstrasi damai yang digelar koalisi pemuda dan mahasiswa di Waena, Kota Jayapura, Papua, Senin (27 April 2026) berubah tegang setelah aparat keamanan membubarkan massa.
Aksi demonstrasi damai yang digelar koalisi pemuda dan mahasiswa di Waena, Kota Jayapura, Papua, Senin (27 April 2026) berubah tegang setelah aparat keamanan membubarkan massa.

Jayapura – Aksi demonstrasi damai yang digelar koalisi pemuda dan mahasiswa di Waena, Kota Jayapura, Papua, Senin (27 April 2026) berubah tegang setelah aparat keamanan membubarkan massa.

Situasi sempat memanas dengan pelepasan gas air mata, membuat warga diimbau menjauhi lokasi untuk menghindari kerusuhan. 

Menurut laporan dari media sosial dan sumber lokal, aksi yang berlangsung di sekitar Mako Densipur 10/KYD Waena ini melibatkan ratusan demonstran dari berbagai organisasi.

Awalnya direncanakan sebagai unjuk rasa damai, namun pembubaran paksa menyebabkan massa berhamburan, asap tebal mengepul, dan suasana jalanan menjadi kacau dengan warga serta pengendara sepeda motor berlarian mencari tempat aman.

Baca Juga: Prediksi Skor Cagliari vs Atalanta Serie A Senin 27 April 2026, La Dea Ingin Bangkit Setelah Kekalahan di Coppa Italia

Aksi ini merupakan bagian dari demonstrasi serentak nasional yang digelar di Wamena (Papua Pegunungan), Jayapura, Jakarta, dan Bali.

Koalisi yang tergabung dalam Forum Pribumi, KNPI, OKP, Cipayung Plus, serta BEM se-Papua Pegunungan menuntut penyelesaian konflik bersenjata di wilayah Papua, khususnya di Puncak, Dogiyai, dan sekitarnya, serta isu kemanusiaan yang disebut sebagai "Papua Darurat Militer".

Demonstran berasal dari kelompok pemuda dan mahasiswa Papua.

Aparat keamanan gabungan bertugas mengamankan dan membubarkan aksi ketika massa hendak long march atau bergerak ke titik lain.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, meski situasi sempat kurang kondusif.

Baca Juga: Pengantin Peduli Lingkungan: Belasan Pengantin di Lendah Kulon Progo Sedekah Ribuan Benih Ikan di Kedung Ingas

Kejadian berlangsung pada Senin pagi hingga siang, 27 April 2026, di kawasan Waena, Jayapura. Aksi di Wamena sendiri direncanakan mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIT di depan Kantor DPR Provinsi Papua Pegunungan.

Para demonstran menuntut solusi konkret atas konflik bersenjata yang telah menimbulkan korban sipil di wilayah pegunungan Papua. Mereka juga menyuarakan advokasi kemanusiaan dan menolak pendekatan militer yang dianggap memperburuk situasi. Aksi ini menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat Papua yang terdampak konflik berkepanjangan.

Baca Juga: Daycare Little Aresha Jogja Jadi Sorotan Publik, Dugaan Kekerasan Anak Viral, Melanie Subono Beri Tanggapan Menohok

Pasca-pembubaran, kawasan Waena sempat ricuh dengan asap gas air mata dan warga berlarian. Namun, beberapa jam kemudian situasi dilaporkan kembali kondusif. Aktivitas ekonomi seperti berjualan mama-mama pedagang dan transportasi umum mulai normal kembali di bawah pengawasan aparat. Warga yang berada di sekitar lokasi diimbau tetap tenang, menggunakan jalur alternatif, dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga.

Pihak kepolisian dan pemerintah daerah belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut terkait insiden ini. (red)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#situasi Papua #Waena Jayapura #demonstrasi serentak #forum pribumi #demo ricuh