RADAR JOGJA - Seorang warganet curhat di media sosial pohon pisang di kebunnya disuntik racun dan terancam mati.
Padahal, jumlahnya mencapai 600 pohon.
Video itu dibagikan akun TikTok Siti Haliza, Kamis (2/4/2026).
Peristiwa terjadi saat kebunnya tidak dalam penjagaan selama dua hari karena ia dan keluarganya sedang pergi ke luar kota.
Baca Juga: 25 Tahun Pipa Terpasang Tanpa Berfungsi, Kini Air PDAM Mengalir bagi Warga Jeruken Gunungkidul
Saat pulang dan mendatangi kebunnya, didapati tanaman pisangnya sudah rusak.
Daunnya menguning dan menghitam, beberapa juga mengering.
Perlahan, batang pisangnya membusuk.
"Jahat memang, tabungan kami habis untuk berladang," terang seorang perempuan dalam video tersebut.
Dengan nada gemetaran dan isakan tangis, ia menunjukkan bukti bahwa pohon-pohonnya mati bukan karena hama melainkan disuntik racun.
Baca Juga: WFH Jumat Tidak Berlaku Bagi Pekerja maupun Buruh di Gunungkidul, Begini Penjelasan Disdagker
Ia menemukan bekas suntikan pada setiap pohon yang mati.
Yang mana cairan racun yang menetes, menyebabkan batang pisang menghitam.
"Ini bukan hama, melainkan tindakan orang yang iri dengki," terangnya.
Kecurigaannya diperkuat dengan temuannya benda cair yang diduga digunakan pelaku untuk menyuntik racun pad pohon pisangnya.
Tak disebutkan lokasi kebun tersebut, namun akibat peristiwa itu ia terancam gagal panen dan merugi hingga puluhan juta.
Baca Juga: Ini 5 Zodiak Paling Boros Dalam Pengeluaran, Meski Berada di Masa-Masa Sulit
Video ini viral ditonton hingga ratusan ribu orang dan menuai beragam reaksi warganet.
Ada yang menilai bahwa tanaman terserang hama wereng.
Ada juga yang menganggap bahwa hal itu terjadi karena kondisi alam yang ekstrem.
Ada juga yang menyarankan agar pemilik pohon pisang lebih dulu mencari tahu dan berkonsultasi dengan ahlinya, sebelum menyimpulkan bahwa tanaman miliknya benar-benar diracun.
Di lain sisi banyak pula yang turut prihatin atas peristiwa tersebut dan mendoakan pemilik agar digantikan rezeki lebih banyak lagi.
Editor : Meitika Candra Lantiva