RADAR JOGJA - Beberapa waktu lalu, warganet sempat dihebohkan dengan sebuah video Tiktok dari akun @tinimuetz yang menampilkan helikopter yang terbang rendah di area persawahan saat kondisi cuaca buruk.
Diketahui helikopter tersebut sedang mengangkut Raffi Ahmad beserta manajernya Prio Bagja Anugrah, dan pengusaha asal Bali, Gusti Ngurah Anom alias Ajik Krisna.
Dalam postingan akun Instagram @priotralala, manajer Raffi Ahmad juga membagikan momen menegangkan dari dalam helikopter saat sedang menembus cuaca buruk saat itu.
Peristiwa yang terjadi pada hari Kamis (15/1/2026) di kawasan Bali Utara ini kemudian ramai diperbincangkan oleh warganet hingga media-media lokal dengan berbagai macam narasi.
Merespons ramainya tanggapan warganet hingga pemberitaan media yang menyebut helikopter hampir jatuh, pihak penyedia helikopter, Fly Bali memberikan klarifikasi resmi melalui Instagram @flybali_ yang membantah narasi pemberitaan tersebut.
Fly Bali menyatakan bahwa penerbangan tersebut dilakukan sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku, sehingga kondisi selama penerbangan terkendali dan aman hingga mendarat.
"Kami menegaskan bahwa tidak terjadi kondisi “hampir jatuh”, tidak ada kegagalan teknis, dan tidak terjadi keadaan darurat. Situasi tersebut merupakan bagian dari dinamika operasional penerbangan yang ditangani sesuai prosedur keselamatan yang berlaku," tulis Fly Bali dalam klarifikasi tersebut.
Pihak Fly Bali membenarkan adanya kendala cuaca yang kurang baik pada saat penerbangan ini.
Tetapi pilot helikopter tersebut menjelaskan kondisi masih aman dan terkendali.
“Pilot secara profesional melakukan penilaian situasi, menenangkan penumpang, dan menjelaskan bahwa kondisi masih terkendali. Setelah kondisi memungkinkan, penerbangan dilanjutkan dan helikopter tiba dengan aman tanpa hambatan apa pun,” tulisnya.
Fly Bali juga berharap kepada para media untuk menyajikan pemberitaan keselamatan penerbangan yang berimbang dan terverifikasi, tanpa narasi yang dilebih-lebihkan dan tidak sesuai faktanya.
“Kami menghormati peran media sebagai penyampai informasi kepada publik. Namun demikian, kami berharap setiap pemberitaan, terutama yang berkaitan dengan keselamatan penerbangan disampaikan secara berimbang, terverifikasi, dan tidak digiring oleh narasi sensasional,” tulisnya.
Menutup klarifikasinya, Fly Bali menyatakan komitmen penuh mereka terhadap standar keselamatan dan profesionalisme kru.
Kepercayaan penumpang menjadi prioritas yang dijaga melalui kepatuhan terhadap regulasi penerbangan dan komunikasi publik yang transparan. (Aqbil Faza Maulana)
Editor : Meitika Candra Lantiva