Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pramugari Florencia Lolita Wibisono Teridentifikasi sebagai Korban Pesawat ATR 42-500

Magang Radar Jogja • Kamis, 22 Januari 2026 | 14:02 WIB
Evakuasi Korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500.
Evakuasi Korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500.

RADAR JOGJA - Identitas salah satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang telah dievakuasi akhirnya dapat teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan.

Korban terkonfirmasi bernama Florencia Lolita Wibisono, pramugari yang bertugas saat kecelakaan pada hari Sabtu (17/1/2026).

Jenazah korban diidentifikasi setelah diterima Rumah Sakit Bhayangkara Makassar pada Selasa malam (20/1/2026).

Pengumuman resmi mengenai identitasnya disampaikan oleh Polda Sulawesi Selatan pada hari Rabu (21/1/2026).

Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500


Jenazah Florencia merupakan korban kedua yang berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada hari Senin (19/1/2026) yang sudah tiba lebih awal di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Sedangkan jenazah korban dengan jenis kelamin laki-laki yang pertama kali ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada hari Senin (18/1/2026) baru saja tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar pada Rabu pagi (21/1/2026).

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Didik Supranoto, membenarkan bahwa tim DVI telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap jenazah Florencia.

”Yang kemarin sudah teridentifikasi Florencia Lolita Wibisono,” ujar Kombes Didik Supranoto, dikutip dari JawaPos.com pada hari Rabu (21/1/2026).

Dalam proses identifikasi korban, Tim DVI Polda Sulawesi Selatan bekerja dengan dukungan personel dari Mabes Polri.

Tim DVI mengutamakan ketepatan melalui pencocokan data antemortem dari keluarga dan data post mortem dari jenazah, termasuk pemeriksaan DNA.

Terkait jenazah korban laki-laki yang baru sampai, Kombes Didik menjelaskan bahwa timnya segera melanjutkan proses identifikasi setelah jenazah Florencia selesai ditangani.

”Yang pagi ini baru datang. Jadi, belum teridentifikasi,” tambah Kombes Didik Supranoto.

Pencarian Terus Berlanjut di Tengah Cuaca Buruk


Dengan teridentifikasinya salah satu korban yang merupakan pramugari, tercatat sudah ada dua jenazah yang berhasil dievakuasi dari total 10 orang yang berada dalam penerbangan Pesawat ATR 42-500 tersebut.

Saat ini, masih ada 8 korban lain yang belum ditemukan.

Para korban terdiri dari 7 orang kru dan 3 orang penumpang yang merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang sedang melaksanakan tugas.

Meskipun, operasi penyelamatan ini menghadapi kendala alam yang cukup berat.

Tim SAR Gabungan terus berupaya keras menyisir lokasi kecelakaan di kawasan Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii juga mengatakan akan terus melakukan operasi pencarian untuk menemukan dan mengevakuasi korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500 ini.

”Jadi, kami akan berupaya untuk melaksanakan pencarian korban. Sambil kami mengumpulkan puing-puing untuk nanti diserahkan kepada KNKT,” kata Kepala Basarnas, Mohammad Syafii dikutip dari Jawa Pos.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Polda Sulawesi Selatan #identifikasi #tim sar gabungan #Pesawat ATR 42 500 #korban #Florencia Lolita Wibisono #kecelakaan pesawat ATR 42 500 #pramugari #evakuasi #Basarnas