RADAR JOGJA - Fenomena bekerja dari kafe atau yang populer disebut Work From Cafe (WFC) kini telah bertransformasi menjadi gaya hidup baru bagi sejumlah pekerja, terutama mereka yang bekerja secara freelance atau remote working.
Bagi beberapa orang, bekerja di kafe menawarkan kebebasan dan suasana yang lebih nyaman dibandingkan di kantor atau rumah.
Akses internet cepat, kopi, serta camilan seringkali menjadi alasan utama mengapa kafe jadi tempat favorit untuk menyelesaikan pekerjaan.
Meskipun kafe menawarkan suasana kerja yang nyaman, kamu juga harus ingat bahwa tempat ini adalah ruang publik, bukan kantor pribadi.
Oleh karena itu, memahami etika saat bekerja dari kafe sangatlah penting agar tidak mengganggu kenyamanan pengunjung lain.
Lantas, apa saja etika WFC yang perlu dijaga agar kamu tetap nyaman bekerja dan tidak mengganggu pengunjung lain? Simak daftarnya!
1. Jangan Hanya Memesan Satu Kali
Jika kamu berencana untuk duduk dalam durasi yang lama WFC, pastikan tidak hanya memesan satu menu saja.
Rasanya tentu kurang etis jika kamu menikmati berbagai fasilitas kafe selama berjam-jam tanpa melakukan transaksi yang sepadan.
Kamu bisa menyiasatinya dengan memesan makanan dan minuman secara bertahap.
Misalnya, pesanlah minuman ringan saat baru tiba, lalu pesan lagi makanan berat atau camilan tambahan ketika memasuki jam makan siang.
Dengan cara ini, kamu memberikan dukungan nyata bagi keberlangsungan bisnis kafe tersebut.
Kamu tetap bisa menikmati tempat kerja yang nyaman, sementara pihak kafe memperoleh pemasukan yang sepadan dari durasi waktumu di kafe.
2. Sesuaikan Posisi Tempat Duduk
Pilihlah posisi tempat duduk yang nyaman dan sesuai dengan kondisi saat di kafe.
Kamu bisa gunakan meja-meja kecil jika datang sendirian agar tidak memakan banyak tempat.
Sedangkan jika datang berkelompok kamu bisa gunakan meja yang lebih besar.
Pilihlah posisi di sudut ruangan atau area yang jarang dilewati pelayan dan pengunjung agar fokusmu selama WFC tidak terganggu.
Jika kafe terlalu ramai, mungkin lebih bijak untuk pindah ke tempat lain yang lebih kondusif.
3. Jaga Ketenangan
Kafe adalah ruang publik dimana semua orang memiliki hak yang sama, sehingga kamu tidak bisa seenaknya bersuara keras dan mengganggu ketenangan pengunjung lainnya.
Jika saat WFC harus melakukan meeting online, pastikan kamu sudah menyiapkan peralatan seperti earphone atau headset.
Jangan sampai suara dari laptop kamu bertabrakan dengan suara-suara dari kafe.
Hal yang sama berlaku saat menerima panggilan telepon.
Usahakan berbicara dengan nada rendah atau lebih disarankan keluar ruangan sejenak agar tidak mengganggu pengunjung lainnya.
Baca Juga: Jamal Musiala Berpotensi Kembali Bermain untuk Perkuat Bayern Munich Setelah Alami Patah Kaki
4. Jangan Membawa Makanan dan Minuman dari Luar
Salah satu aturan umum yang sangat penting dan fatal jika dilanggar adalah membawa makanan atau minuman dari luar.
Membawa makanan atau minuman sendiri adalah tindakan yang tidak menghargai bisnis kafe tersebut. Jika ingin WFC di tempat itu, maka belilah menu yang tersedia.
Jangan sampai kamu ditegur atau bahkan diusir oleh pengelola kafe hanya karena tertangkap basah menyantap makanan dan minuman dari luar.
Taatilah kebijakan yang ada di kafe sebagai bentuk rasa hormat pada tempat yang kamu kunjungi.
5. Bijak Menggunakan Colokan Listrik
Fasilitas stop kontak atau colokan listrik memang biasanya disediakan untuk kenyamanan pengunjung kafe, namun perlu diingat bahwa itu adalah fasilitas bersama.
Jadi kamu tidak boleh serakah menggunakannya sendirian.
Gunakanlah fasilitas ini seperlunya dan usahakan hanya menggunakan satu colokan listrik saja selama WFC.
Berilah kesempatan bagi pengunjung lain yang juga membutuhkan daya listrik.
Jangan sampai kamu menggunakan aliran listrik secara berlebihan, terutama jika jumlah stop kontak yang disediakan kafe lebih sedikit dibandingkan jumlah meja yang tersedia.
6. Jaga Kebersihan dan Bersikap Ramah
Meja kafe bukanlah meja pribadimu yang bisa ditinggalkan dalam keadaan berantakan. Jika ada tumpahan air atau remahan makanan, kamu harus inisiatif untuk membersihkannya.
Terapkan prinsip self-service sederhana dengan membuang sampah tisu atau gelas plastik ke tempat sampah yang disediakan sebelum kamu meninggalkan kafe.
Hal kecil ini sangat membantu meringankan pekerjaan pelayan kafe.
Selain itu, jangan lupa mengucapkan terima kasih kepada pelayan kafe.
Memberikan sedikit tip atau sekadar senyuman ramah bisa menjadi bentuk apresiasi atas tempat yang nyaman, serta makanan dan minuman enak yang menemani produktivitas kamu.
Bekerja dari kafe memang menawarkan fleksibilitas dan kenyamanan yang mungkin tidak didapatkan di rumah. Namun, jangan biarkan kenyamanan tersebut membuat kita abai terhadap hak orang lain.
Dengan menerapkan etika-etika sederhana di atas, kamu bisa menciptakan lingkungan WFC yang kondusif, baik bagi diri sendiri, pengunjung lain, maupun staf kafe yang bertugas.
Selamat bekerja sambil menikmati kopi! (Aqbil Faza Maulana)
Editor : Meitika Candra Lantiva