Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ojol Gelar Aksi di Depan Kedubes AS Jakarta, Tuntut Pembebasan Presiden Venezuela

Magang Radar Jogja • Jumat, 16 Januari 2026 | 13:45 WIB
Ilustrasi para driver ojek online (ojol) yang melakukan aksi demo.
Ilustrasi para driver ojek online (ojol) yang melakukan aksi demo.

RADAR JOGJA - Puluhan pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (14/1/2026).

Mereka menuntut agar pemerintah AS segera membebaskan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, serta menghormati kedaulatan negara tersebut.

Aksi ini menjadi perhatian karena mengangkat isu internasional sekaligus kondisi lokal pengemudi ojol di Indonesia.

Demonstrasi yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB itu diikuti oleh anggota komunitas pengemudi ojek online dari berbagai wilayah Jakarta.

Massa membawa spanduk, poster, dan atribut berwarna cerah dengan tulisan tuntutan agar Amerika Serikat menghentikan intervensi politik di Venezuela serta mendukung kedaulatan negara tersebut.

Menurut koordinator aksi, Massa aksi ingin menyampaikan pesan bahwa intervensi negara lain terhadap Venezuela dapat berdampak luas dan mengganggu stabilitas politik internasional.

Mereka menekankan pentingnya menghormati prinsip non-intervensi dan kedaulatan tiap negara.

Selain isu internasional, pengemudi ojol juga menyuarakan aspirasi terkait kondisi mereka di dalam negeri.

Beberapa orator menyoroti perlunya regulasi pemerintah yang jelas bagi pengemudi ojek online, termasuk jaminan kesejahteraan, keamanan kerja, serta kepastian hukum terkait tarif dan hak-hak pengemudi.

Tuntutan ini menunjukkan bahwa aksi tersebut memiliki dua dimensi: solidaritas global dan advokasi lokal.

Sejumlah warga dan pengguna jalan sempat menyaksikan aksi ini, beberapa berhenti sejenak untuk mengambil gambar dan video, kemudian membagikannya di media sosial.

Fenomena ini memicu diskusi publik, dengan beberapa warganet memuji solidaritas pengemudi ojol terhadap isu internasional, sementara yang lain mempertanyakan hubungan antara tuntutan internasional dan kondisi mereka di tanah air.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib meski sempat menyebabkan kemacetan ringan di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan.

Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat tampak berjaga, memastikan massa tetap aman dan arus lalu lintas tidak terganggu secara signifikan.

Beberapa petugas juga membantu mengatur jalur pejalan kaki agar demonstran dan pengguna jalan bisa bergerak dengan lancar.

Setelah sekitar dua jam menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri dengan tertib.

Kondisi di sekitar Kedutaan Besar Amerika Serikat kembali normal, dan arus lalu lintas pulih seperti semula.

Demonstrasi ini menjadi salah satu contoh bagaimana kelompok masyarakat, dalam hal ini pengemudi ojol, dapat menggabungkan kepedulian terhadap isu global dan lokal dalam satu aksi publik. 

Aksi ini mendapatkan respon positif warganet.

Mereka menilai aksi ini perlu digiatkan bukan hanya pengemudi ojol. Tetapi dari lintas disiplin ilmu maupun komunitas.  (Salwa Caesy)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Pembebasan Presiden Venezuela #kedubes as #presiden venezuela #ijolke #jakarta #aksi