RADAR JOGJA - Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin menyuarakan pesan penting lewat unggahan konten reels Instagram akun pribadinya.
Kali ini pesan khusus ditujukan bagi kaum perempuan.
Dalam video reels yang sudah ditonton lebih dari 1 juta kali itu, Menkes menegaskan bahwa pria perokok sebenarnya adalah sosok Red Flag yang sebaiknya dihindari saat memilih pasangan.
"Buat para Perempuan, termasuk anakku sendiri, jangan pernah mau sama cowok perokok ini red flag besar," ujarnya, dikutip dari video Reels tersebut pada Rabu (14/1/2026).
Alasannya bukan sekadar masalah asap di udara, melainkan karena residu asap rokok itu bisa menempel pada baju, rambut, serta kulit dalam hitungan jam hingga hari.
“Dia yang merokok tapi tubuhmu yang harus menanggungnya. Asap rokok yang menempel di udara, di baju, di rambut bahkan di kulit itu bisa masuk ke tubuhmu tanpa disadari dan membuatmu jadi perokok pasif,” ucapnya menjelaskan bahaya asap rokok.
Tanpa disadari, memiliki pasangan seorang perokok akan menjadikan pasangannya sebagai perokok pasif dan juga thirdhand smoker, sebuah kondisi yang bisa memicu risiko serius seperti kanker payudara dan kanker serviks bagi perempuan.
Budi juga menyampaikan fakta medis tentang perokok pasif perempuan, dimana risikonya untuk terkena kanker payudara dan kanker serviks ini bisa melonjak drastis hingga sebesar 40 persen akibat paparan asap rokok.
“Begitu jadi perokok pasif, resiko kanker payudara dan kanker serviks naik 40% lebih tinggi,” ucap Budi.
Dirinya juga mengatakan bahwa lambat laun, kedua jenis penyakit mematikan ini bukan hanya sekadar menghambat aktivitas keseharian, namun juga berpotensi merenggut masa depan serta mengancam nyawa.
Sebagai langkah pencegahan dini, pemerintah menyediakan layanan cek kesehatan gratis yang bisa diakses langsung di Puskesmas bagi kamu yang memiliki faktor risiko.
“Kabar baiknya kalau kamu punya faktor risiko, kamu bisa skrining lewat layanan cek Kesehatan gratis di puskesmas,” ungkapnya.
Layanan ini mencakup pemeriksaan vital seperti pemeriksaan payudara klinis dan USG, serta tes HPV DNA yang sangat penting untuk mendeteksi kanker serviks sejak awal.
Menteri Kesehatan, Budi Gunawan Sadikin lewat caption dalam postingan video reels Instagramnya juga yang mengajak para perempuan untuk lebih menyayangi diri sendiri dan selalu memperhatikan kondisi kesehatan tubuh. (Aqbil Faza Maulana)