Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Presiden Prabowo Subianto: Pendidikan Dokter dan Tenaga Medis Akan Dibiayai Negara

Magang Radar Jogja • Rabu, 14 Januari 2026 | 14:13 WIB
Prabowo Subianto, dalam menyampaikan informasi pendidikan dokter yang akan dibiayai penuh oleh negara serta pidatonya saat peresmian sekolah rakyat.
Prabowo Subianto, dalam menyampaikan informasi pendidikan dokter yang akan dibiayai penuh oleh negara serta pidatonya saat peresmian sekolah rakyat.

RADAR JOGJA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendidikan dokter dan tenaga medis akan dibiayai oleh negara.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui video yang diunggah pada Rabu (19/11/2025) di akun resmi Presiden RI, yang juga mengungkap rencana penambahan kuota beasiswa penuh bagi mahasiswa kedokteran dan tenaga kesehatan lainnya sebagai upaya pemerintah mengatasi kekurangan tenaga medis di Indonesia.

“Menteri kesehatan menyampaikan pada saya bahwa kita perlu menambah 30 fakultas kedokteran baru dan yang lama saya minta ditambah alokasi mahasiswanya. Dan khusus untuk dokter, saya upayakan bahwa sebagian besar kalau bisa semuanya insyaallah beasiswa penuh. Jadi, kita akan tambah beasiswa penuh untuk kedokteran, perawat, dan tenaga paramedis,” ucap Presiden Prabowo Subianto, mengutip langsung dari akun YouTube @Prabowo Subianto.

Selain itu, melansir Antara, Prabowo menyampaikan rencana pembukaan kampus-kampus kedokteran gratis dengan pembiayaan penuh dari pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan saat peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/01/2026), sekaligus menyoroti masih besarnya kebutuhan dokter-dokter di Indonesia.

“Rakyat perlu dokter. Tidak bisa hanya dengan menghardik atau memfitnah,” ujar Prabowo.

Saat ini, menurut Presiden, Indonesia masih menghadapi kekurangan tenaga medis yang tidak sebanding dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan dokter.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Presiden menegaskan perlunya langkah konkret melalui perluasan akses pendidikan di jenjang yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, pemerintah berencana membuka kampus-kampus kedokteran dalam waktu dekat.

Selain kampus kedokteran, pemerintah juga merencanakan pembukaan kampus teknik serta sejumlah bidang strategis lainnya yang dapat diakses seluruh masyarakat dengan pembiayaan penuh dari negara.

Kebijakan pendidikan gratis tersebut menjadi wujud keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil, sekaligus upaya pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara nasional.

“Saya mau anaknya pemulung bisa jadi insinyur, dokter, pengusaha, jenderal. Itu impian saya. Akan bangga saya lihat itu,” ungkap Presiden Prabowo Subianto. (Salwa Caesy)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#pendidikan dokter #Prabowo Subiano #presiden