Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Viral, Bantuan Sumur Bor Warga Terdampak Bencana Banjir Sumatera dan Aceh Capai Ratusan Juta, Prabowo: Relatif Murah..

Magang Radar Jogja • Sabtu, 3 Januari 2026 | 12:01 WIB
DARI KIRI: Kasad TNI Maruli Simanjuntak, Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dan Presiden Prabowo Subianto saat membahas anggaran sumur bor.
DARI KIRI: Kasad TNI Maruli Simanjuntak, Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dan Presiden Prabowo Subianto saat membahas anggaran sumur bor.

RADAR JOGJA - Percakapan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dan Kasad TNI Maruli Simanjuntak mendadak viral di media sosial.

Hastag sumur menggema di jagat maya dan menjadi trending di platform X.

Semua berawal dari rapat yang memantik reaksi warganet.

Forum rapat yang membahas tentang recovery bencana Sumatera dan Aceh pasca dilanda banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025 menjadi sorotan publik.

Dalam forum itu dijelaskan bahwa Prabowo hendak memberikan bantuan air bersih dengan membangun sumur bor di pemukiman warga.

Lantas dia menanyakan kepada instansi terkait mengenai pembiayaan per unitnya, jika kedalaman 100 meter.

"100 meter itu biayanya berapa per bor, Kasad?," tanya Prabowo kepada Maruli.

Lantas Maruli pun membeberkan bahwa biaya pembuatan sumur bor dengan kedalaman 100 meter di bawah permukaan tanah dapat menghabiskan anggaran senilai Rp 150 juta.

"Rp 100 juta sampai Rp 150 juta, lengkap dengan instalasi airnya, juga ada tangki airnya dan bisa langsung diambil masyarakat," sahut Suharyanto.

Maruli kembali menjelaskan, bahwa biaya Rp 100 juta bisa jadi tidak cukup.

"Mungkin nggak cukup kalau di atas seratus, kadang-kadang ngebor berdasarkan tanahnya. Kalau tanahnya lunak mungkin dua minggu baru bisa selesai," beber dia.

Jumlah pembiayaan itu termasuk meliputi ongkos bagi pekerjanya.

Kendati begitu, kata Maruli, selama ini sejumlah warga terdampak bencana Sumatera dan Aceh di beberapa wilayah telah mendapatkan alat penjernih air bersih.

"Ada juga melalui unit mobil, lalu dibuatkan sumur bor dan pembuatan tepat mandi cuci kakus (MCK)," ungkap Maruli.

Prabawo pun tak masalah jika satu unit sumur bor menghabiskan Rp 150 juta.

Video berdurasi satu menit 36 detik itu menjadi viral hingga mengundang komentar warganet.

Banyak warganet berkomentar bahwa biaya membuat sumur bor tersebut terlalu besar meskipun kedalaman sumur mencapai 100 meter.

"Sumur Bur punya banyak jenis. Kalau di area yang tinggi, dengan air bersih yang aman, kedalaman biasanya sekitar 80-100 meteran. Dengan pompa submersible yang bervariasi harganya. Akan mahal karena: harga pompa bisa 10 jutaan untuk ngangkat naik 100 m. Harga pipa - jasa pemasangan - pembuatan tandon.

Kalau acuannya di ibukota mungkin 100-150 juta. Kalau di daerah harusnya 50-70 juta cukup. Tapi kalau bikin tandonnya besar untuk kebutuhan massal ya lain lagi," terang Hong Wilaheng dalam akun X.

"Saya biasa bikin sumur bor. Tembus batu aja gak nyampe 1jt per meter," jelas Athafariz Alfarezi di akun X.

Kendati menghabiskan dana hingga ratusan juta dam pembuatan sumur bor per unit, menurutnya biaya tersebut relatif murah. 

 

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#aceh #sumatera #BNPB #Suharyanto #bencana banjir #sumur #sumur bor #KASAD TNI #biaya #maruli simanjuntak #prabowo