RADAR JOGJA - Pasca bencana banjir bandang yang melanda Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), warga di sekitar Tolang Julu beramai-ramai memanfaatkan kayu yang terbawa arus banjir.
Pada Minggu (14/12/2025), warga mengambil kayu untuk membuat rumah hunian sementara, yang dibantu oleh TNI Polri.
Pembangunan hunian tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak banjir.
Proses pembangunan dibantu oleh personel TNI dan Brimob dari Detasemen C Polda Sumut yang bergotong royong mendirikan rumah tersebut.
Pembangunan rumah tersebut menggunakan kayu gelondongan yang terbawa arus banjir dan menerjang desa tersebut.
Desa Tolang Julung menjadi salah satu wilayah yang terdampak parah akibat bencana banjir bandang tersebut.
Sebanyak 15 rumah hanyut dan 55 rumah mengalami kerusakan parah dari bencana tersebut.
“Akan bangun rumah sekitar 12 unit, tapi dampak semua itu 55 unit,” ucap Fuad Arrazy Dalimunthe selaku Kepala Desa Tolang Julung.
Fuad juga menambahkan harapannya agar hingga akhir tahun nanti sebanyak 55 unit rumah sudah berhasil dibangun.
Selain dipergunakan untuk membangun rumah, kayu tersebut digunakan juga untuk pembangunan jembatan dan fasilitas lainnya yang rusak.
“Saya juga belum tahu pasti, cuma TNI bilang manfaatkan kayu ini untuk pembangunan rumah dan jembatan,” ujar Aris salah satu warga dalam sebuah unggahan video. (Salwa Caesy)
Editor : Meitika Candra Lantiva