RADAR JOGJA - Dalam dua hari berturut-turut, ikan hiu tutul ditemukan terdampar di pesisir pantai.
Pada Sabtu (6/12/2025), sekitar pukul 22.30 WIB, hiu tutul ditemukan terdampar di Pantai Cemara Sewu, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul.
Sehari setelahnya, Minggu (7/12/2025) pukul 05.00 WIB, hiu tutul kembali ditemukan terdampar di pesisir Pantai Roro Inten, Desa Pagak Kecamatan Ngombol, Purworejo, Jawa Tengah.
Baca Juga: Berhasil Hindarkan Santos dari Degradasi, Neymar Alihkan Fokus ke Operasi Lutut
Belum diketahui pasti apakah hiu tutul tersebut merupakan satu ekor yang sama atau berbeda.
Kendati begitu, sama-sama dikembalikan ke habitatnya.
Menurut Koordinator Search and Rescue Satuan Perlindungan Masyarakat (SAR Satlinmas) Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis M Arif Nugraha, saat hiu tutul terdampar di Pantai Cemoro Sewu, ikan dengan nama latin Rhincodon Typus itu dalam kondisi hidup.
Oleh karena itu, Tim SAR bersama Ditpolair Polda DIY melakukan evakuasi penyelamatan.
Dengan cara mendorong badan hiu kembali ke laut.
Proses penyelamatan hiu dengan mengembalikan ke habitatnya dilakukan di malam itu juga.
Karena ukuran hiu yang cukup besar, sehingga membutuhkan banyak bantuan tenaga manusia untuk mendorong kembali ke laut.
Dan akhirnya berhasil, ketika ombak besar datang, tubuh hiu semakin menengah seakan ditelan ombak.
Keesokan harinya hiu tutul kembali ditemukan di lokasi berbeda di Pantai wilayah Purworejo, Jawa Tengah.
Saat ditemukan, tubuh hiu tutul dalam keadaan lemas.
Baca Juga: Madu Atau Lemon, Mana Yang Lebih Manjur untuk Meredakan Batuk? Yuk Simak
Ukurannya raksasa, dengan bobot diperkirakan mencapai 1,5 ton.
Hiu tutul di Pantai Roro Inten sempat menghebohkan warga dan menjadi tontonan mereka yang berkunjung ke pantai.
Lantas penyelamatan yang sama dilakukan, dengan mendorong tubuh hiu ke laut.
Sekitar pukul 11.30 WIB hiu berhasil kembali kehabitatnya.
Belum diketahui pasti penyebab, hiu tersebut terdampar.
Namun jika dilihat dari kejadian serupa, hiu tutul terdampar di bibir pantai beberapa penyebabnya karena faktor cuaca ekstrem, penyakit maupun usia hiu tutul yang terlampau tua dan faktor pencemaran air laut. (Salwa Caesy)
Editor : Meitika Candra Lantiva