JOGJA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) tengah merencanakan pemberian bantuan kepada korban bencana banjir di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Pertemuan pembahasan akan dilakuka di Kompleks Kepatihan Jogja, Rabu (3/12).
Sekretaris Provinsi (Sekprov) DIJ Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 900.1.1.4/9595/SJ tentang bantuan keuangan kepada Pemerintah Daerah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat dalam rangka penanganan masyarakat terdampak bencana alam.
Menurutnya, bentuk bantuan dari Pemprov DIJ yang akan diberikan mempunyai banyak opsi. Hingga kini Pemprov belum memutuskan bantuan apa yang akan diberikan.
"Banyak opsi namun kita harus koordinasi dulu," tandasnya.
Beberapa opsi yang ada, lanjutnya, di antaranya seperti bantuan logistik. Namun ia kembali menegaskan, itu akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Maka, ia memilih untuk berkoordinasi dulu dengan pertimbangan mencari mekanisme kemudahan dalam pencairan bantuan.
Baca Juga: Jeda Kompetisi Super League, Van Gastel Tak Pulang ke Belanda: Anak Saya Akan Datang ke Indonesia
"Kami kuatkan dulu internal, kami mempunyai kemampuan seperti apa, mana yang memungkinkan dilakukan," tandasnya.
Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIJ Agustunus Ruruh Haryata juga telah mendapatkan informasi adanya rapat pembahasan terkait bantuan dari Pemprov DIJ ke Sumbagut. Ia belum bisa memberikan keterangan secara mendetail sebelum rapat dilaksanakan.
"Besok baru coba dirapatkan di Sekprov," ujarnya.
Namun, saat ditanya mengenai kesiapan SDM BPBD DIJ, Ruruh mengatakan sudah teruji dan andal. BPBD menyatakan kesiapannya apabila dimintai bantuan untuk mengirim personil ke Sumbagut.
"Jika diperlukan dan disepakati dalam rapat, kami siap jika diminta ngirim bantuan personil," tandasnya. (oso)
Editor : Heru Pratomo