Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mencatat bahwa sebanyak 4.292 jiwa atau 1.198 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana banjir dan longsor masih mengungsi di berbagai lokasi aman yang tersebar di 11 kecamatan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Jhon Edwar, didampingi Sekretaris BPBD Gustrizal, menyampaikan bahwa para pengungsi memilih bertahan di pengungsian karena kekhawatiran akan banjir susulan serta kondisi rumah mereka yang rusak dan belum dapat dihuni.
Ia menegaskan bahwa situasi cuaca yang masih tidak stabil membuat masyarakat merasa belum aman untuk kembali ke rumah masing-masing.
Pengungsi tersebar di sejumlah titik, antara lain Kecamatan Talamau sebanyak 221 jiwa atau 60 KK yang terdampak longsor, serta Kecamatan Sungai Beremas dengan 50 KK terdampak banjir.
Di Kecamatan Ranah Batahan, terdapat 95 KK yang mengungsi, tersebar di Silayang, Lubuk Gobing, dan Simpang Tolang Baru.
Sementara itu, Kecamatan Kinali mencatat 58 KK atau 172 jiwa pengungsi, dan Kecamatan Sasak Ranah Pasisia menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak yaitu 745 KK atau 3.177 jiwa, mencakup titik seperti Pondok Rumah Nelayan, Pondok Karambia Ampek, Pasar Lamo, Pondok, dan Basar Baru.
Pengungsi lainnya berada di Kecamatan Lembah Melintang, tepatnya di Koro Sawah sebanyak 185 KK atau 722 jiwa, serta di Kecamatan Padang Belimbing dan Luhak Nan Duo dengan total lima KK.
BPBD menyebut bahwa bantuan logistik dan kebutuhan dasar telah disalurkan ke berbagai titik pengungsian, termasuk sembako dan perlengkapan penting lainnya.
Selain mengungsi di pos resmi, banyak warga memilih menumpang di rumah keluarga, masjid, serta rumah tetangga yang dianggap lebih aman dari potensi bencana.
Data sementara yang dihimpun BPBD menunjukkan bahwa total 13.281 KK atau 54.844 jiwa terdampak bencana, dengan satu orang meninggal dunia, serta kerusakan yang meliputi 26 fasilitas pendidikan, satu gedung perkantoran, satu bendungan dan jembatan, serta 534 hektare lahan pertanian yang rusak.
Pemerintah daerah bersama BPBD terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi wilayah serta melakukan pendataan lebih lanjut untuk memastikan penanganan dan distribusi bantuan dapat dilakukan secara optimal.
Muhtar Dinata