RADAR JOGJA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi meluncurkan inisiatif digitalisasi pembelajaran, sebuah program strategis yang bertujuan mentransformasi sistem pendidikan nasional melalui teknologi modern.
Dengan langkah ini, Prabowo ingin menjembatani kesenjangan akses belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh pelosok negeri lewat platform digital yang lebih inklusif dan efisien.
Program ini adalah salah satu langkah strategis percepatan transformasi digital pendidikan nasional dan menghadirkan layanan pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan merata di seluruh Indonesia.
Prabowo datang secara langsung ke SMPN 4 Kota Bekasi dan menggelar pertemuan secara daring dengan 1.337 sekolah dari 38 provinsi di Indonesia.
Komponen utama dalam program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas meliputi penyediaan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital, laptop, media penyimapanan konten, serta akses internet satelit dan panel surya untuk satuan pendidikan yang tidak terhubung ke internet maupun akses listrik.
Prabowo mengatakan bahwa program digitalisasi pembelajaran ini menjadi salah satu yang terbesar di seluruh dunia.
Prabowo juga berharap bahwa IFP yang disalurkan dapat membantu para siswa di seluruh Indonesia untuk belajar lebih baik dan semakin bersemangat.
Program ini terhubung dengan program lainnya, yakni pembangunan infranstruktur digital, pengembangan SDM unggul, dan transformasi ekonomi digital.
Semua program ini termasuk ke dalam Program Hasil Cepat Presiden Prabowo.
(Nauralya D)