Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ditarik Delapan Kuda, Kereta Sakral Rata Pralaya Iringi Perjalanan Terakhir Raja Pakubuwono XIII

Magang Radar Jogja • Senin, 3 November 2025 | 22:36 WIB
Kereta Rata Pralaya dan mendiang Sinuhun Pakubuwono XIII.
Kereta Rata Pralaya dan mendiang Sinuhun Pakubuwono XIII.

RADAR JOGJA - Keraton Surakarta Hadiningrat tengah bersiap untuk melaksanakan prosesi pemakaman Raja Sinuhun Pakubuwono XIII yang akan digelar pada Rabu, 5 November 2025 mendatang.

Rangkaian upacara adat akan dilaksanakan di dalam kompleks keraton sebelum jenazah diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir di Kompleks Makam Raja-Raja Imogiri, Yogyakarta.

Sesuai tradisi, jenazah Sinuhun Pakubuwono XIII akan diarak menggunakan Kereta Rata Pralaya, kereta sakral peninggalan masa pemerintahan Pakubuwono X.

Kendaraan bersejarah ini berwarna putih dengan bentuk panjang khas kereta kerajaan, dan akan ditarik oleh delapan ekor kuda pilihan.

Sebelum digunakan, kereta tersebut lebih dulu dibersihkan dan disiapkan oleh para abdi dalem sebagai bagian dari penghormatan terakhir untuk sang raja.

Rute kirab jenazah dimulai dari Ndalem Keraton Surakarta, melewati Bangsal Magangan, lalu menuju Alun-Alun Selatan.

Iring-iringan kemudian bergerak ke arah barat melalui kawasan Gading, berbelok di simpang empat Tipes menuju Jalan Slamet Riyadi, dan berhenti sejenak di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung.

Dari sana, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta hingga tiba di Imogiri, tempat para raja Mataram dimakamkan.

Upacara pemakaman dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB.

Pihak keraton telah menyiapkan seluruh prosesi dengan penuh kehormatan sesuai tata adat Kasunanan Surakarta.

Sebelum wafat, Sinuhun Pakubuwono XIII sempat menjalani perawatan intensif di RS Indriarti Solo Baru akibat komplikasi beberapa penyakit.

Kondisi kesehatan beliau dikabarkan menurun karena aktivitas padat dalam beberapa waktu terakhir.

Sang raja tutup usia pada Minggu, 2 November 2025 pukul 07.29 WIB.

Sebagai informasi, Pakubuwono XIII naik takhta pada tahun 2004, menggantikan ayahandanya Pakubuwono XII.

Masa pemerintahannya sempat diwarnai dinamika internal, termasuk perebutan takhta dengan adik tirinya, KGPH Tejowulan.

Kini, Keraton Surakarta bersiap memberikan penghormatan terakhir bagi Sinuhun Pakubuwono XIII melalui prosesi sakral yang sarat makna sejarah dan budaya Jawa. (Retno Anggi Kusuma Dewi)




Editor : Meitika Candra Lantiva
#Rata Pralaya #kereta #Pakubuwono XIII #Yogyakarta #Keraton Surakarta Hadiningrat #Raja Sinuhun Pakubuwono XIII #raja #kgph tejowulan #sakral #jenazah Sinuhun Pakubuwono XIII #Perjalanan Terakhir #makam raja-raja imogiri