Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Admin Medsos Wali Kota Surabaya Nangis, Usai Suaranya Bocor Saat Live, Kini Mundur Dari Pekerjaan

Magang Radar Jogja • Senin, 3 November 2025 | 18:38 WIB
Admin medsos Wali Kota Surabaya saat klarifikasi.
Admin medsos Wali Kota Surabaya saat klarifikasi.

RADAR JOGJA - Sebuah kejadian tak terduga terjadi di akun media sosial resmi milik Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Siaran langsung kegiatan wali kota yang sedang berlangsung mendadak viral setelah percakapan di balik layar terdengar lantaran mikrofon belum dimatikan.

Peristiwa ini terjadi ketika akun tersebut menyiarkan kegiatan lapangan Wali Kota Surabaya. Saat siaran dihentikan sementara, mikrofon ternyata masih aktif.

Akibatnya, percakapan antara admin akun dengan rekan-rekannya terdengar secara langsung oleh para penonton.

Dalam potongan video yang tersebar luas di media sosial, terdengar suara berbahasa Jawa yang diduga berasal dari admin akun tersebut.

“Nek kaya gini, Mat, kan bagus to Bapak turun. Videone disimpen sek, nek besok Surabaya udan iso dipake, epok-epok keliling (kalau seperti ini kan bagus, videonya kita simpan dulu, kalau nanti hujan bisa dipakai, seolah-olah Bapak keliling),” ujar suara dalam rekaman tersebut.

Percakapan itu menimbulkan dugaan bahwa sebagian konten yang menampilkan aktivitas Wali Kota Surabaya merupakan hasil rekayasa atau pengaturan ulang.

Publik pun ramai menyoroti potongan video tersebut dan mempertanyakan profesionalitas tim pengelola media sosial.

Tak lama setelah rekaman siaran langsung itu viral, admin akun media sosial Wali Kota Surabaya yang diketahui bernama @heningdzikrillah membuat klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka melalui unggahan video.

Dalam video itu, ia terlihat menangis dan mengaku bahwa ucapan tersebut hanyalah candaan.

“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang saya lakukan. Ini murni kesalahan pribadi saya, meskipun konteksnya bercanda. Saya tahu ini berdampak besar bagi Pak Wali Kota Surabaya,” ujar Hening dalam pernyataannya.

Baca Juga: Art on Drone, Sekar Agri Menyatukan Budaya Nusantara dalam Sayap Teknologi

Ia juga menjelaskan bahwa Wali Kota Eri Cahyadi tidak terlibat langsung dalam pengunggahan maupun pengelolaan konten di akun pribadinya.

“Beliau telah mempercayakan saya sepenuhnya untuk mengelola konten tersebut,” katanya. Hening pun menyatakan siap mundur dari posisinya sebagai pengelola media sosial. (Silvia Oktaviani)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#live #eri cahyadi #suara bocor #Admin Medsos Wali Kota Surabaya