Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PBNU Protes Keras Tayangan Expose Uncensored Trans7 yang Dinilai Lecehkan Pesantren

Magang Radar Jogja • Rabu, 15 Oktober 2025 | 22:22 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan protes keras terhadap program Expose Uncensored yang ditayangkan Trans7.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan protes keras terhadap program Expose Uncensored yang ditayangkan Trans7.

RADAR JOGJA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan protes keras terhadap program Expose Uncensored yang ditayangkan Trans7 pada Senin, 13 Oktober 2025.

Ia menilai tayangan tersebut berisi konten yang melecehkan dan menghina pesantren, serta tokoh-tokoh yang sangat dimuliakan oleh kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

“Atas nama PBNU, saya menyatakan keberatan dan protes keras terhadap tayangan Trans7. Tayangan itu secara terang-terangan melecehkan bahkan menghina pesantren dan tokoh-tokoh pesantren yang sangat dimuliakan oleh Nahdlatul Ulama,” tegas Gus Yahya dalam pernyataannya yang diunggah di akun TikTok @nu_online.

Menurutnya, isi tayangan tersebut tidak hanya mencederai prinsip jurnalisme yang benar, tetapi juga berpotensi mengganggu harmoni dan ketenteraman masyarakat.

Ia menilai, penghinaan terhadap nilai-nilai pesantren sangat menyinggung perasaan santri serta warga NU di seluruh Indonesia.

Gus Yahya menegaskan, PBNU menuntut pihak Trans7 dan Trans Corporation untuk segera mengambil langkah nyata dalam memperbaiki kerusakan sosial yang ditimbulkan akibat tayangan tersebut.

Ia juga telah menginstruksikan Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU untuk menempuh jalur hukum demi menyelesaikan persoalan ini dengan sebaik-baiknya.

Di akhir pernyataannya, Gus Yahya mengimbau kepada para kiai, santri, dan seluruh warga NU agar tetap tegar dan tidak berkecil hati menghadapi situasi ini.

“Kita tidak boleh kehilangan semangat untuk berkhidmat dengan ikhlas demi kemaslahatan agama, masyarakat, bangsa, dan negara. Semua ini kita lakukan semata-mata untuk mencari rida Allah SWT,” tuturnya. (Silvia Oktaviani)



Editor : Meitika Candra Lantiva
#pesantren #PBNU #Expose Uncensored #protes keras #NU #trans7