Pelatihan ini digelar oleh Army Combat Service Support Command (CSSCOM) Singapura sebagai bagian dari upaya memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pelatihan ini merupakan tindak lanjut pertemuan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dengan Kasad Singapura pada Juli 2025, yang membahas kerja sama strategis di bidang ketahanan pangan dan penguatan program MBG.
Kolaborasi tersebut kemudian diformalkan melalui surat penawaran pelatihan dari Atase Angkatan Darat Singapura pada 6 Agustus 2025.
Dari total peserta, sebanyak 26 orang merupakan prajurit TNI AD, ditambah 4 anggota Persit Kartika Chandra Kirana, 3 pendamping militer, dan 1 peninjau.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam manajemen penyediaan makanan bergizi di lingkungan militer, dengan mengacu pada standar internasional.
Selama pelatihan, para peserta akan mempelajari berbagai materi penting, seperti perencanaan menu (food preparation), keamanan pangan (food safety), gizi makanan (food nutrition), hingga teknologi pangan (food technology).
Mereka juga akan melakukan kunjungan ke sejumlah fasilitas pengolahan makanan militer dan komersial di Singapura, termasuk SATS Catering Centre dan SATS Innovation Hub.
Dikutip dari TNi Angkatan Dari pada (14/10/2025). Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung kesuksesan program nasional MBG yang digagas pemerintah.
“Pelatihan ini merupakan langkah konkret TNI AD dalam memperkuat sistem penyediaan makanan bergizi yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Setelah kembali ke tanah air, seluruh peserta diproyeksikan untuk menjadi kader-kader yang diharapkan dapat menularkan ilmu yang diperoleh masing-masing, agar manfaatnya dirasakan secara luas,” ujar Kadispenad.
Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak dengan KSAD Singapura pada Juli 2025, yang membuka peluang penguatan kerja sama di bidang ketahanan pangan dan logistik militer.
Penulis: Ni Made Shinta Apriliayani