Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Update Terbaru: Evakuasi Korban Musala Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Ambruk Penuh Haru, Tim SAR Gabungan Temukan Santri Meninggal dalam Keadaan Sujud

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 3 Oktober 2025 | 21:08 WIB
Proses evakuasi korban musala ambruk di Ponpes Sidoarjo dengan peralatan wall scan suffer 400.
Proses evakuasi korban musala ambruk di Ponpes Sidoarjo dengan peralatan wall scan suffer 400.

RADAR JOGJA - Upaya penyelamatan pasca ambruknya mushala tiga lantai Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, terus dilakukan.

Tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas hingga Jumat (3/10/2025) masih berjibaku mengevakuasi para santri yang tertimbun reruntuhan.

Kepala Basarnas Surabaya Nanang Sigit PH menyebut, proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati karena reruntuhan bangunan cukup berat dan berisiko runtuh kembali.

“Kami mengerahkan alat berat, namun tetap mengutamakan manual agar bisa menjangkau ruang-ruang sempit di dalam bangunan. Fokus kami menyelamatkan korban yang masih tertimbun,” jelasnya dikutip dari Instagram @kantorsar_surabaya.

Hingga siang ini, puluhan santri berhasil dievakuasi, sebagian dalam kondisi selamat dan sebagian lainnya ditemukan meninggal dunia.

Beberapa korban yang meninggal dievakuasi dalam posisi sujud, menyisakan suasana haru bagi tim penyelamat.

Selain evakuasi, tim DVI Polri juga dilibatkan untuk proses identifikasi jenazah di RSUD Sidoarjo.

Proses ini diperlukan untuk memastikan identitas para korban sebelum diserahkan ke pihak keluarga.

Total korban yang dievakuasi hingga saat ini adalah 108 orang.

Dari jumlah tersebut 103 orang selamat dengan kondisi beragam ada yang dirawat, ada yang sudah pulang, 5 orang dinyatakan meninggal dunia, Selain itu, masih terdapat 58 orang yang belum ditemukan atau masih dalam pencarian.


“Kami bekerja siang malam. Prioritas utama adalah menemukan semua korban yang masih hilang. Kami juga berkoordinasi dengan DVI Polri untuk mempercepat identifikasi,” tambah perwira Basarnas di lokasi.

Sementara itu, di sekitar lokasi musibah, puluhan ambulans bersiaga untuk membawa korban ke rumah sakit.

Keluarga korban tampak menunggu dengan penuh harap, meski di tengah suasana duka mendalam.

Basarnas menegaskan operasi SAR akan terus dilakukan hingga seluruh santri yang dilaporkan hilang berhasil ditemukan. (Ahmad Hatim Wafa)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#tim sar gabungan #evakuasi korban #korban #Musala Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo Ambruk #update terbaru #Penuh Haru #santri meninggal #santri