Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Antisipasi Keracunan, Pemerintah Instruksikan Evaluasi Ketat SOP MBG

Magang Radar Jogja • Jumat, 26 September 2025 | 01:10 WIB

Photo
Photo
RADAR JOGJA- Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji, menyampaikan bahwa pemerintah akan memperketat standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna mencegah terulangnya kasus keracunan.

"Mengenai program makan bergizi gratis tentu, pemerintah akan berusaha semaksimal mungkin agar tetap bisa berjalan dengan lancar. Jadi saya pastikan jangan sampai nanti ada masalah seperti tempat lain," ucap Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji, Kamis (25/9/2025) .

Ia mengatakan, pemerintah akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Evaluasi ini dilakukan secara berkala guna memastikan program berjalan sesuai dengan tujuan dan standar yang telah ditetapkan.

"Untuk tetap menjaga agar kejadian yang tidak diinginkan tidak terjadi. Maka kami akan memperketat kembali prosedur tetap dari program makan bergizi gratis," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tanpa kendala, khususnya bagi kelompok sasaran seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, dirinya turun langsung ke lapangan.

Kunjungan tersebut dilakukan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, serta di Kota Metro.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan komitmen untuk memastikan kualitas layanan gizi yang diberikan benar-benar sesuai standar dan tepat sasaran.

"Protapnya tentu kita perketat dan akan dipastikan kalau pagi masaknya jam berapa, kemudian kalau siang masaknya jam berapa. Evaluasi terus dilakukan dan kami terbuka akan masukan, yang jelas semangat ini untuk melayani yang terbaik bagi anak bangsa," katanya.

Menurut dia, Badan Gizi Nasional (BGN) terus berupaya maksimal dalam mengoordinasikan dan mengomunikasikan langkah-langkah strategis dengan berbagai pihak terkait.

Hal ini dilakukan untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berjalan secara optimal di seluruh daerah.

Upaya tersebut juga bertujuan mencegah agar kasus-kasus yang sempat terjadi di beberapa wilayah tidak terulang kembali.

Baca Juga: Profil dr Tan Shot Yen, Ahli Gizi yang Semprot Program MBG di Rapat DPR

Baca Juga: Momen Hari Ulang Tahun Kota Jogja, Malioboro Bakal Diterapkan sebagai Kawasan Full Pedestrian

"Semua akan kita awasi bersama-sama, sebab program ini membutuhkan pengawalan bersama. Kasus yang terjadi kami perbaiki dan kita upayakan agar tidak terjadi kembali," tegasnya .

Penulis: della Haviza

Editor : Bahana.
#keracunan mbg #Mbg