Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BGN Tegaskan Komitmen Perbaiki Program MBG Usai Ribuan Korban Keracunan Terjadi di Sejumlah Wilayah

Bahana. • Rabu, 24 September 2025 | 18:52 WIB
Distribusi MBG
Distribusi MBG

RADAR JOGJA- Sejak awal digulirkan pada Januari 2025, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang semula digadang-gadang sebagai upaya pemerintah meningkatkan gizi masyarakat justru menuai sorotan tajam setelah sejumlah daerah melaporkan kasus keracunan massal dengan jumlah korban yang kini diperkirakan sudah mencapai ribuan orang.

Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN), Khairul Hidayati, menegaskan bahwa setiap insiden keracunan yang muncul dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selalu menjadi perhatian utama lembaganya.

Ia menambahkan, BGN berkomitmen penuh untuk memperkuat sistem pemantauan dan pengawasan di lapangan agar kejadian serupa dapat ditekan semaksimal mungkin.

"Kami selalu melakukan monitoring serta evaluasi pelaksanaan MBG. Tentunya beberapa insiden keamanan pangan yang terjadi beberapa waktu terakhir menjadi concern utama kami,"ujarnya.

Khairul menjelaskan bahwa BGN sejatinya telah memiliki prosedur baku dan aturan ketat terkait keamanan pangan yang wajib dipatuhi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tidak hanya itu, lembaga tersebut juga telah menyiapkan pedoman operasional yang harus dijalankan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lapangan, agar kualitas makanan tetap terjaga hingga sampai ke tangan masyarakat.

BGN juga menyiapkan sistem pelaporan berkala sebagai instrumen penting dalam pemantauan dan pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui mekanisme ini, setiap kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lapangan diwajibkan menyampaikan laporan rutin sekaligus mengajukan pengaduan apabila menemukan kendala teknis maupun nonteknis dalam distribusi makanan.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden keracunan massal yang terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut sama sekali bukan hal yang disengaja, melainkan murni karena kelalaian teknis yang kini tengah dievaluasi secara menyeluruh.

“Atas nama pemerintah dan mewakili Badan Gizi Nasional, kami memohon maaf karena terjadi beberapa kali kasus di sejumlah daerah. Itu bukan sesuatu yang diharapkan, apalagi disengaja,” ucapnya.

Ke depan, pemerintah bersama Badan Gizi Nasional memastikan akan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap tahapan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dengan langkah pengawasan yang lebih ketat, diharapkan program ini dapat kembali berjalan sesuai tujuan awalnya, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

Pemerintah juga berjanji untuk lebih transparan dalam menyampaikan hasil evaluasi serta tindak lanjut perbaikan agar kepercayaan publik terhadap program MBG dapat dipulihkan.

Penulis: Adella Haviza

Editor : Bahana.
#keracunan mbg #Mbg #keracunan #BGN