Sarah Sadiqa Resmi Dilantik Jadi Kepala LKPP, Karier Mulus hingga Puncak
Jihad Rokhadi• Kamis, 18 September 2025 | 02:24 WIB
Sarah Sadiqa. (Foto: Wikipedia)
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali merombak jajaran kabinetnya pada Rabu (17/9/2025). Salah satu yang mencuri perhatian adalah dilantiknya Sarah Sadiqa sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Sebelum dilantik secara definitif, Sarah Sadiqa telah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala LKPP sejak tahun 2021. Pengukuhan ini menjadi puncak perjalanan karier Sarah yang nyaris tidak pernah lepas dari urusan pengadaan barang dan jasa negara.
Perjalanan Karier yang Konsisten
Sarah Sadiqa bukanlah sosok baru di dunia pengadaan. Lulusan S1 Hukum Universitas Trisakti (1992) dan S2 Master of Science dari Northeastern University (1999) ini bahkan tercatat sebagai salah satu perintis berdirinya LKPP.
Kariernya dimulai pada 1996 di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Saat itu, ia bertugas sebagai staf perencana pendanaan pembangunan luar negeri. Pengalaman menyusun daftar rencana pinjaman luar negeri membuatnya berkenalan dengan dunia pengadaan barang dan jasa.
Pada tahun 2005, Sarah turut andil dalam pembentukan Pusat Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Bappenas, yang menjadi cikal bakal LKPP. Lalu pada 2008, ia mengambil keputusan penting untuk pindah dan fokus membangun LKPP.
Deretan Jabatan di LKPP
Sebelum dilantik sebagai kepala, Sarah Sadiqa telah memegang sejumlah jabatan penting di LKPP, antara lain:
Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan (Februari 2020 - sekarang)
Deputi Bidang Monitoring, Evaluasi, dan Pengembangan Sistem Informasi (Juli 2015 - Februari 2020)
Direktur Direktorat Pelatihan Kompetensi (Februari 2014 - Juli 2015)
Direktur Pengembangan Sistem Katalog (Oktober 2013 - Februari 2014)
Direktur Direktorat Perencanaan Pengadaan RAPBN (Januari 2013 - Oktober 2013)
Direktur Direktorat Iklim Usaha dan Kerjasama Internasional (April 2011 - Januari 2013)
Atas dedikasinya, Sarah juga telah menerima beberapa penghargaan, termasuk Satyalancana Karya Satya XX Tahun 2015 dan Satyalancana Karya Satya X Tahun 2005.
Tantangan ke Depan
Sebagai Kepala LKPP, Sarah Sadiqa akan menghadapi tantangan besar untuk menjadikan sistem pengadaan pemerintah lebih transparan, efisien, dan bebas dari korupsi. Pelantikan ini juga menunjukkan pesan bahwa Presiden Prabowo tetap memberi ruang bagi para teknokrat yang berdedikasi untuk memimpin lembaga strategis.