Pemprov Kaltim Luncurkan Program Gratispol: Biaya Kuliah Gratis dari D3 hingga S3
Jihad Rokhadi• Kamis, 18 September 2025 | 02:07 WIB
Ilustrasi
Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) resmi meluncurkan program Gratispol atau Gratis Pendidikan Politeknik hingga S3. Program unggulan ini ditujukan untuk membiayai pendidikan tinggi putra-putri Kaltim, mulai dari diploma (D3) hingga doktoral (S3), baik di dalam daerah, luar daerah, maupun luar negeri.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kaltim, Dasmiah, menjelaskan Gratispol merupakan wujud keberpihakan pemerintah daerah untuk memastikan akses pendidikan tinggi yang adil, transparan, dan tepat sasaran.
“Kita ingin tidak ada lagi anak Kaltim yang gagal kuliah hanya karena alasan biaya. Gratispol adalah investasi SDM untuk Generasi Emas 2045,” tegas Dasmiah, Kamis (26/6/2025).
Skema dan Cakupan Gratispol
Gratispol Dalam Daerah
Berlaku untuk mahasiswa baru semester ganjil 2025/2026, mahasiswa lama menyusul semester genap.
Menanggung Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester sesuai batas atas rumpun ilmu.
Contoh pembiayaan:
S1 Teknik/Sains: Rp5 juta
S1 Farmasi: Rp7,5 juta
S1 Kedokteran/Profesi Dokter: Rp15 juta
Pembayaran UKT dilakukan langsung ke rekening perguruan tinggi.
Gratispol Luar Daerah
Menyasar mahasiswa Kaltim yang kuliah di perguruan tinggi nasional ternama.
Dua skema penerimaan:
Jalur langsung: mahasiswa baru SNBP di 10 PT terbaik nasional.
Seleksi: berdasarkan prestasi akademik, ekonomi, asal daerah, dan akreditasi kampus.
Batas bantuan:
S1 umum Rp7,5 juta
Kedokteran/Profesi Ners/Bidan Rp17,5 juta
S2 & S3 hingga Rp17,5 juta
Spesialis 2 Rp35 juta
Pembayaran dilakukan ke rekening mahasiswa penerima manfaat.
Gratispol Luar Negeri
Prioritas jenjang S2 dan S3 di universitas dunia berperingkat QS World University Ranking.
Bobot seleksi berdasarkan peringkat kampus, dengan dukungan penuh bagi yang masuk 50 besar dunia.
Skema Khusus & Affirmasi
Gratispol Khusus: untuk kebutuhan OPD (contoh tenaga kesehatan lanjut kuliah).
Gratispol Kerjasama: melalui perjanjian antar lembaga.
Gratispol Affirmasi: untuk mahasiswa disabilitas, keluarga miskin, daerah 3T, hafidz Qur’an, hingga rekomendasi Gubernur/DPRD.
Target Penerima Gratispol
2025: 3.943 mahasiswa.
2026: melonjak menjadi 85.000 mahasiswa, dengan proyeksi naik 3% setiap tahun.
Durasi pembiayaan:
S1 maksimal 8 semester
S2 maksimal 4 semester
S3 maksimal 6 semester
Syarat Penerima Gratispol
Warga ber-KTP dan KK Kaltim minimal 3 tahun
Usia maksimal: 25 tahun (S1), 35 tahun (S2), 40 tahun (S3) – khusus guru/dosen S3 hingga 45 tahun
Terdaftar di perguruan tinggi yang diakui Kemendikbudristek
Tidak sedang menerima beasiswa lain
Aktif sebagai mahasiswa (tidak cuti)
Bersedia melaporkan perkembangan studi tiap tahun akademik
Dasmiah juga memastikan mahasiswa Universitas Mulawarman atau kampus lain yang sudah terlanjur membayar UKT namun masuk kategori penerima Gratispol akan mendapatkan pengembalian dana.
Gratispol, Investasi SDM Kaltim
Pemprov Kaltim menegaskan Gratispol bukan sekadar bantuan biaya kuliah, melainkan strategi jangka panjang untuk menyiapkan SDM unggul di era Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Investasi terbesar suatu daerah adalah pada manusianya. Lewat Gratispol, kami ingin menciptakan generasi emas yang cerdas, unggul, dan cinta Kaltim,” tutup Dasmiah.