Jakart- Isu pergantian Kapolri santer beredar. Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan mengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya. Langkah ini memicu pertanyaan, mengingat masa pensiun Jenderal Listyo masih tersisa sekitar dua tahun lagi.
Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, usia pensiun anggota Polri adalah 58 tahun. Dengan tanggal lahir 5 Mei 1969, Listyo Sigit seharusnya baru pensiun pada Mei 2027. Ia dilantik sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021 dan memimpin Korps Bhayangkara selama masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Rumor Pergantian Kapolri Menguat, Ini 2 Nama Jenderal Bintang Tiga Calon Kuat Pengganti Listyo Sigit
Desakan Publik Setelah Tragedi Ojol
Isu pergantian Kapolri semakin menguat setelah tragedi yang menewaskan Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, yang terlindas kendaraan aparat saat demonstrasi. Peristiwa ini memicu protes besar-besaran di berbagai daerah, yang berujung pada kericuhan dan jatuhnya korban jiwa.
Selain korban meninggal, sejumlah demonstran dilaporkan ditahan dan bahkan mengaku mengalami penyiksaan fisik. Kekecewaan publik semakin memuncak ketika upacara kenaikan pangkat bagi polisi yang terluka saat mengamankan aksi digelar, memicu kemarahan masyarakat. Rentetan kejadian ini menimbulkan desakan kuat dari berbagai pihak agar pemerintah segera menunjuk Kapolri baru.
Baca Juga: Ini Dia Profil Komjen Suyudi Ario Seto, Kandidat Kuat Pengganti Kapolri Listyo Sigit
Dua Nama Calon Kuat Pengganti Kapolri
Kabar yang beredar di media menyebutkan bahwa Presiden Prabowo telah mengirim surat resmi ke DPR RI terkait pengajuan calon Kapolri baru. Istana dikabarkan mengajukan dua nama jenderal bintang tiga sebagai kandidat kuat, yaitu:
-
Komjen Suyudi Ario Seto: Lulusan Akpol 1994 ini disebut-sebut sebagai calon terkuat.
-
Komjen Dedi Prasetyo: Menjabat sebagai Wakapolri sejak 5 Agustus 2025. Posisinya saat ini membuat peluangnya menjadi Kapolri dinilai sangat besar.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Istana. Namun, sumber internal mengisyaratkan pengumuman terkait Kapolri baru kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat.
Pergantian Jenderal Listyo Sigit yang lebih cepat dari jadwal pensiunnya disinyalir merupakan respons dari dinamika politik, desakan publik, serta krisis kepercayaan yang timbul akibat peristiwa tragis tersebut. Keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden Prabowo, dan publik menantikan pengumuman resmi siapa yang akan memimpin Polri selanjutnya.
Editor : Jihad Rokhadi