Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Apa Itu Child Grooming? Kasus yang Menyeret Sulthon Kamil Vokalis Harum Manis

Bahana. • Kamis, 11 September 2025 | 23:12 WIB

Photo
Photo
RADAR JOGJA - Nama Sulthon Kamil, vokalis band lokal Harum Manis yang mengusung genre baroque pop, mendadak jadi sorotan publik usai di platform X mencuat dugaan kasus child grooming.

Sebuah utas di akun X @TEWASUSAIPESTA mengunggah sejumlah tangkapan layar percakapan. Dalam chat tersebut, Kamil disebut-sebut pernah mengungkapkan ketertarikannya pada perempuan yang masih di bawah umur. Sejumlah korban lain turut membagikan bukti serupa.

Dalam sejumlah bukti lain, Kamil juga tampak menggunakan kalimat manipulatif untuk menciptakan kedekatan secara emosional terhadap korban serta mengarah ke ranah seksual.

Hal ini membuat publik makin ramai membicarakan tuduhan child grooming yang diarahkan kepada Sulthon Kamil.

Istilah child grooming yang kerap disebut sebagai salah satu modus menuju pelecehan seksual kini ramai diperbincangkan, lantas apa sebenarnya yang dimaksud child grooming itu?

Apa Itu Child Grooming?

Child grooming sendiri merupakan teknik atau modus yang dilakukan orang dewasa untuk memanipulasi pikiran anak di bawah umur yang bertujuan untuk mengeksploitasi atau melecehkan secara seksual.

Child grooming dapat terjadi secara langsung maupun melalui media digital, di mana pelaku berusaha mendapatkan kepercayaan dari korban, bahkan keluarga atau pengasuhnya.

Tindakan grooming umumnya berlangsung secara bertahap.

Pada awalnya, pelaku akan menargetkan korban yang dianggap rentan atau mudah dipengaruhi dan dalam banyak kasus, anak atau remaja di bawah umur dianggap lebih mudah dipengaruhi.

Setelah itu, pelaku mulai membangun kepercayaan dengan korban agar terlihat akrab dan tidak menimbulkan kecurigaan.

Ketika kedekatan emosional berhasil diciptakan, pelaku mulai melakukan normalisasi perilaku seksual, seperti memperkenalkan obrolan, candaan atau tindakan yang mengarah ke seksual secara halus agar korban terbiasa.

Pada akhirnya, ketika korban lengah maka proses itu dapat berujung pada pelecehan seksual maupun eksploitasi.

Grooming Sering Tidak Disadari

Kasus yang menyeret nama Sulthon Kamil vokalis band Harum Manis ini memperlihatkan bahwa child grooming kerap tidak tampak seperti pelecehan fisik secara langsung.

Tindakannya lebih halus, melalui manipulasi emosional serta psikologis, sehingga kerap kali tidak disadari baik oleh korban maupun lingkungan sekitar.

Di Indonesia sendiri, praktik child grooming masih menjadi tantangan. Belum ada regulasi yang secara spesifik menjerat tindak grooming meski sudah ada undang-undang yang mengatur soal kekerasan seksual dan perlindungan anak.

Dampak child grooming terhadap korban tidak kalah serius.

Penulis: Ayu Andayani Saputri

Editor : Bahana.
#child grooming #Sulthon Kamil