Para pegawai Kemenkeu mengiringi langkah kepergian Sri Mulyani dengan melantunkan lagu “Bahasa Kalbu”, sebuah persembahan yang sarat makna dan menyentuh hati.
Lagu yang dipopulerkan oleh Titi DJ itu menggema di ruang perpisahan, dinyanyikan bersama-sama oleh jajaran pegawai dari berbagai unit.
Suara yang berpadu dengan lirih tangis dan tepuk tangan hangat seolah menciptakan kenangan manis yang sulit dilupakan.
Sri Mulyani terlihat beberapa kali menyeka air mata saat menyaksikan momen tersebut.
Dengan raut wajah haru, ia menghampiri para pegawai yang menyanyikan lagu itu, sambil tersenyum dan melambaikan tangan sebagai ungkapan terima kasih.
Momen perpisahan itu menjadi refleksi betapa dalamnya hubungan emosional antara Sri Mulyani dengan jajaran pegawai Kemenkeu.
Selama lebih dari satu dekade kiprahnya, ia dikenal sebagai sosok yang mampu membawa reformasi birokrasi sekaligus menjaga kredibilitas fiskal Indonesia di mata dunia.
“Bahasa Kalbu” dipilih sebagai simbol perasaan mendalam para pegawai yang selama ini merasakan kepemimpinan Sri Mulyani. Lirik lagu itu dianggap mewakili rasa hormat, cinta, dan apresiasi atas dedikasi yang telah ia berikan selama menjabat sebagai Menteri Keuangan.
Dalam suasana penuh haru, dua staf Kementerian Keuangan menyampaikan pesan menyentuh kepada Sri Mulyani.
“Perpisahan ini bukanlah akhir, jejak langkah Ibu akan terus hadir di antara kami, di dalam setiap kebijakan dan semangat kami untuk menjaga amanah yang telah dititipkan. Doa kami menyertai Ibu,” ungkap mereka dalam acara perpisahan itu, seperti dikutip dari Tribun Gorontalo.
Tak sedikit pegawai yang mendokumentasikan momen tersebut melalui ponsel.
Video nyanyian massal “Bahasa Kalbu” pun cepat beredar di media sosial, menuai respons warganet yang ikut merasakan haru. Banyak di antara mereka menuliskan pesan apresiasi dan doa untuk Sri Mulyani.
Meski terasa berat untuk berpisah, para pegawai Kemenkeu percaya perjalanan Sri Mulyani belum selesai.
Mereka yakin, sosok ekonom perempuan yang dihormati dunia itu masih akan terus memberi kontribusi bagi bangsa, meski dengan peran yang berbeda.
Perpisahan yang diiringi lagu “Bahasa Kalbu” menjadi penutup manis kebersamaan Sri Mulyani dengan Kementerian Keuangan. Bukan hanya acara resmi, tapi juga momen penuh cinta dan penghormatan dari para pegawai untuk seorang pemimpin yang sudah mereka banggakan.
Penulis: Adella Haviza
Editor : Bahana.