RADAR JOGJA - Helikopter Eastindo Air dengan nomor registrasi PK-RGH jatuh di kawasan hutan Air Terjun Mandin Damar, Kalimantan Selatan dan sudah hilang kontak sejak Senin (1/9/2025).
Bangkai pesawat baru dapat ditemukan kemarin Rabu (3/9/2025).
Kronologi hilangnya helikopter terjadi setelah helikopter tersebut hilang kontak setelah beberapa menit lepas landas dari Bandara Kotabaru, Kalimantan Selatan menuju Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Bangkai helikopter ditemukan dalam keadaan sudah dalam kondisi hangus terbakar.
Helikopter tersebut membawa delapan penumpang termasuk pilot, teknisi, tiga warga negara Indonesia dan tiga warga negara asing asal Amerika Serikat, Brasil, dan India.
Pencarian ini dilakukan selama tiga hari semenjak Senin setelah dinyatakan hilang, pencarian tersebut dilakukan oleh tim SAR gabungan oleh Basarnas, TNI, Polri, dan juga BPDB.
Namun pencarian helikopter tersebut sempat mengalami kendala seperti keterbatasan komunikasi, pepohonan yang rimbun serta medan yang berat.
Salah satu korban ditemukan tewas tidak jauh 100 meter dari bangkai helikopter.
Hingga hari ini beberapa jenazah korban lainnya masih dievakuasi dan akan dibawa ke Rumah Sakit di Banjarmasin.
Namun hingga saat ini penyebab jatuhnya helikopter tersebut belum dapat diketahui.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan selaku direktur operasi Laksamana Pramatio, menyampaikan belasungkawa kepada korban dalam peristiwa ini. (Safira Ratih Nadayu)