Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Aksi Brutal TNI-Polri? Aparat Diduga Geruduk Kampus Unisba dan Unpas, Tembakkan Gas Air Mata hingga Peluru Karet

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 2 September 2025 | 18:26 WIB
Suasana mencekam, rekaman yang menunjukkan dugaan aparat TNI-Polri memasuki area kampus Universitas Islam Bandung (UNISBA) dan Universitas Pasundan (UNPAS) pada Senin (1/9/2025) dini hari.  Dalam reka
Suasana mencekam, rekaman yang menunjukkan dugaan aparat TNI-Polri memasuki area kampus Universitas Islam Bandung (UNISBA) dan Universitas Pasundan (UNPAS) pada Senin (1/9/2025) dini hari. Dalam reka

RADAR JOGJA – Aksi unjuk rasa yang memanas di sejumlah daerah kembali memakan korban.

Beredar dung, terlihat aparat berkumpul dan membawa satu unit kendaraan taktis (rantis) yang viral, terlihat aparat menembakkan peluru karet dan gas air mata ke dalam area kampus.

Insiden ini terekam dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @info.mahasiswaunisba.

Sekira pukul 23.24 WIB, gas air mata ditembakkan ke arah kerumunan massa yang diduga tengah beristirahat di dalam area kampus.

Dalam video tersebut juga tampak jelas sejumlah orang diduga anggota kepolisian menembakkan gas air mata dari Jalan Tamansari menuju area kampus Unisba yang gelap.

Kejadian ini diduga terjadi sebagai respons terhadap aksi mahasiswa yang menggelar unjuk rasa.

Namun, tindakan aparat yang memasuki wilayah kampus dan menggunakan kekerasan memicu kecaman keras.

Mahasiswa yang berada di dalam kampus terlihat panik, berlarian mencari perlindungan, dan berteriak meminta tolong.

"Ini pelanggaran berat! Aparat seharusnya tidak masuk ke dalam kampus dan menggunakan kekerasan," ujar salah seorang aktivis mahasiswa.

"Kampus adalah area bebas dari intervensi militer dan kekerasan aparat."

Insiden ini menambah panjang daftar kasus kekerasan yang terjadi dalam penanganan demo.

Sebelumnya, insiden serupa juga terjadi di Jakarta yang menewaskan seorang driver ojek online.

Belum Ada Klarifikasi


Hingga saat ini, pihak TNI-Polri maupun rektorat kampus belum memberikan pernyataan resmi.

Namun, video yang beredar telah memicu kemarahan publik dan desakan agar pihak berwenang segera mengusut tuntas kasus ini dan meminta pertanggungjawaban dari para pelaku. (Chintya Maharani)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Kampus #tni polri #peluru karet #Unisba #rantis #Jalan Tamansari #kecaman #tembakkan gas air mata #aparat #Unpas #bandung #Geruduk #aksi brutal