Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Partai Nasdem Resmi Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR mulai 1 September 2025

Meitika Candra Lantiva • Senin, 1 September 2025 | 23:15 WIB
Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach resmi dinonaktifkan dari keanggotaan Partai NasDem.
Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach resmi dinonaktifkan dari keanggotaan Partai NasDem.


RADAR JOGJA - Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach resmi dinonaktifkan  dari keanggotaan Partai NasDem.

Keputusan ini diumumkan dalam siaran pers yang dirilis DPP NasDem pada Minggu (31/8), dan berlaku mulai hari ini Senin, 1 September 2025.

Penonaktifan ini merupakan buntut dari pernyataan-pernyataan publik kedua politisi tersebut yang dinilai telah menyinggung perasaan masyarakat serta tidak sejalan dengan semangat perjuangan dan etika politik yang dijunjung oleh partai.

“Setelah mempertimbangkan aspirasi publik serta menjaga marwah partai, maka DPP Partai NasDem memutuskan untuk menonaktifkan Saudara Ahmad Sahroni dan Saudari Nafa Urbach dari keanggotaan Fraksi NasDem di DPR RI,” demikian isi pernyataan resmi yang ditandatangani Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dan Sekjen Hermawi Taslim.

Sebelumnya, Ahmad Sahroni telah dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR dan dipindahkan ke Komisi I.

Sementara Nafa Urbach, yang baru menjabat sebagai anggota DPR setelah Pemilu 2024, juga menjadi sorotan publik atas pernyataan dan sikapnya di media sosial terkait isu-isu yang dianggap sensitif.


Situasi semakin memanas setelah aksi unjuk rasa yang berujung ricuh dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Rumah Ahmad Sahroni di kawasan Jakarta Utara juga dilaporkan menjadi sasaran penjarahan saat kerusuhan tersebut terjadi.

Partai NasDem menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan menegaskan bahwa keputusan menonaktifkan kedua kadernya adalah bentuk tanggung jawab moral serta upaya menjaga kepercayaan publik.

Menanggapi keputusan tersebut, sejumlah pengamat politik menilai langkah NasDem sebagai bentuk konsistensi partai dalam mendengarkan aspirasi rakyat.

Namun, mereka juga mengingatkan bahwa keputusan ini berpotensi mengarah pada proses Pergantian Antarwaktu (PAW), serta dapat memengaruhi stabilitas internal partai menjelang Pilkada serentak.

Hingga berita ini diturunkan, baik Ahmad Sahroni maupun Nafa Urbach belum memberikan pernyataan resmi kepada media terkait keputusan penonaktifan tersebut. (Alya Amirul Khasanah)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#partai Nasdem #dpr #pergantian antarwaktu #DPR RI #nafa urbach #DPP Nasdem #PAW #sorotan publik #ahmad sahroni