Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bulog Dorong Stabilitas Harga di Papua Melalui Penyaluran Bantuan Pangan dan Program GPM

Bahana. • Jumat, 15 Agustus 2025 | 03:55 WIB

: Pekerja sedang menata stok beras SPHP di Gudang Bulog Purwomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (19/6/2024).
: Pekerja sedang menata stok beras SPHP di Gudang Bulog Purwomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (19/6/2024).
RADAR JOGJA - Dalam menyambut HUT Republik Indonesia ke-80 Perum Bulog bersama dengan TNI/Polri dan pemerintah daerah di Papua Pegunungan serta Papua Selatan menggelar sebuah Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak.

Adanya program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, dan memastikan penyaluran bantuan pangan tepat sasaran.

Di wilayah Papua Pegunungan Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan di sejumlah titik - titik yang strategis seperti Jayawijaya, Tolikara, Mamberamo Tengah, Lanny Jaya, Yalimo, dan Puncak Jaya dengan dukungan Kodim 1702 Jayawijaya, Polres Jayawijaya, Polres Tolikara, Polres Lanny Jaya, serta Kodim Lanny Jaya.

Perum Bulog telah menyiapkan beras SPHP dengan harga eceran tertinggi Rp 13.500 per kilogram, kemudian gula pasir dan minyak goreng dengan total stok melebihi 30 ton.

Stephanus Kurniawan selaku Pemimpin Bulog Cabang Wamena menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk alokasi bulan Juni-Juli 2025 telah selesai 100 persen dengan total 2.670 ton.

Penyaluran di Jayawijaya, Tolikara, Mamberamo Tengah, Lanny Jaya, Yalimo, dan Puncak Jaya telah terselesaikan sepenuhnya 100 persen.

"Kami bersyukur semua selesai tepat waktu meski dihadang medan berat dan faktor keamanan.” Kata Stephanus Kurniawan.

Pertanggal 13 Agustus 2025 realisasi penyaluran beras SPHP di Wamena telah mencapai lebih dari 123 ton, sedangkan di wilayah Papua Selatan, Polres Merauke bersama dengan Bulog Cabang Merauke menggelar GPM pada tanggal 11-15 Agustus 2025 yang berlokasi di Pelabuhan Merauke, depan Mako Polres Merauke, dan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Buti Merauke.

Kegiatan ini menyediakan seperti beras SPHP seharga Rp 12.000 per kilogram, minyak goreng Rp 15.700 per liter, dan gula pasir Rp 18.000 per kilogram.

Karennu, Pemimpin Bulog Cabang Merauke mengungkapkan bahwa Gerakan Pangan Murah kali ini menyalurkan sebanyak 2 ton beras SPHP, maka menambah total distribusi beras SPHP di Merauke pada tahun 2025 mencapai lebih dari 23 ton.

Distribusi akan berlanjut hingga akhir tahun dengan dukungan dari TNI, Polri, hingga bahkan pemerintah provinsi dan kabupaten.

Bantuan Pangan di wilayah kerja Kancab Merauke yang meliputi Kabupaten Merauke, Asmat, Boven Digoel, Mappi, dan Yahukimo telah menyalurkan lebih dari 739 ton atau 56,23% dari total pagu dua bulan sebesar 1.315 ton, dengan sisa alokasi akan disalurkan secara bertahap meski menghadapi tantangan geografis, cuaca buruk, keterbatasan transportasi, serta dinamika keamanan di daerah seperti Yahukimo. Maka proses distribusi ini harus tetap berjalan.

AKBP Leonardo Yoga selaku Kapolres Merauke menyatakan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi langkah strategis untuk menekankan harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Bulog dan semua pihak yang mendukung.” Ungkap Leonardo Yoga.

Antusiasme warga khususnya masyarakat asli Papua, terlihat tinggi di kedua wilayah tersebut dengan banyaknya yang merasakan manfaat nyata dari program Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Bantuan Pangan (Banpang) yang selanjutnya dapat diharapkan berkelanjutan dengan jangkauan penerima yang luas.

Penulis : Putri Endina Eka Cahyani

 

Editor : Bahana.
#bulog #papua