RADAR JOGJA - DPRD Pati gelar rapat untuk Hak Angket dan Pembentukan Pansus Pemakzulan Bupati Pati Sudewo, Rabu (13/8/2025).
Sebelumnya Sudewo membuat kontroversi atas kebijakannya yang menaikkan PBB-P2 hingga 250% yang menyebabkan masyarakat berdemo unjuk rasa, dan meminta Sadewo mundur menjadi bupati.
Inilah profil Sudewo yang saat ini sedang mengalami tekanan politik.
Sudewo adalah seorang tokoh politik yang lahir pada 11 Oktober 1968.
Ia merupakan sarjana teknik sipil sarjana Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Magister Universitas Diponegoro (UNDIP).
Sebelum bergabung ke dunia politik ia bekerja sebagai swasta, pekerja umum dan menjadi pegawai ASN selama 10 Tahun.
Setelahnya ia menjabat sebagai Bupati ia menjabat sebagai anggota DPR RI selama dua periode pada tahun 2009-2013 bergabung dengan Partai Demokrat dan pada tahun 2014-2019 dengan Partai Gerindra.
Setelah bergabung dengan DPR RI dia menjabat sebagai Bupati Kabupaten Pati pada Tahun 2025.
Sudewo resmi dilantik pada 20 Februari 2025 lalu dengan masa periode jabatan 2025-2030.
Dengan visi infrastruktur yang berkualitas serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Namun setelah dilantik beberapa kebijakan Sudewo menimbulkan kontroversi yang meresahkan masyarakat.
Beberapa kontroversi yang meresahkan masyarakat seperti penyitaan donasi minuman untuk para demonstran pada tanggal 1 Agustus 2025.
Kebijakan kenaikan PBB-P2 hingga 250% pada bulan Mei, perencanaan lima hari sekolah, pernyataan provokatif hingga pencabutan kenaikan PBB-P2 yang baru baru ini terjadi pada tanggal 9 Agustus 2025.
Dari beberapa kontroversi tersebut membuat masyarakat Pati menuntut Sadewo untuk mundur jadi Bupati. (Safira Ratih N)