Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pati Menggugat! Ribuan Warga Turun ke Jalan, Tolak Kenaikan Pajak yang Mencekik Rakyat

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 13 Agustus 2025 | 22:54 WIB
Masa Aksi Demonstrasi di Pati yang diwarnai ricuh, Rabu (13/8/2025).
Masa Aksi Demonstrasi di Pati yang diwarnai ricuh, Rabu (13/8/2025).

RADRA JOGJA – Hari ini, 13 Agustus 2025, Kabupaten Pati bergejolak.

Ribuan warga tumpah ruah di jalanan, mengepung kantor Bupati, menyuarakan kemarahan mereka terhadap kebijakan pemerintah kabupaten yang menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Meskipun kebijakan kontroversial tersebut telah dibatalkan oleh Bupati Pati Sudewo, gelombang demostrasi tidak surut.

Tuntutan massa kini melebar, mendesak sang bupati untuk mundur dari jabatannya.

Aksi massa yang diprakarsai oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu ini telah dipersiapkan sejak beberapa hari lalu, sebagai bentuk penolakan terhadap kenaikan pajak yang dianggap memberatkan dan tidak berpihak kepada masyarakat kecil.

“Ekonomi sedang sulit Pak. Kita bukan orang kaya. Kebijkan ini jelas menindas rakyat. Lengserkan Sudewo!” teriak seorang orator dari atas mobil komando, disambut sorakan setuju dari ribuan massa.

Suara-suara lantang warga mewakili keresahan yang sama.

“Kami datang ke sini bukan Cuma soal pajak, tapi ini soal marwah rakyat Pati. Bupati sudah menantang kami, dia pikir kami tidak berani. Kami tunjukkan hari ini bahwa rakyat Pati tidak bisa dianggap enteng,” ujar seorang warga paruh baya dengan nada berapi-api.

Kekecewaan warga semakin memuncak setelah Bupati Sudewo sebelumnnya sempat menantang 50.000 warga untuk berdemo.

Tantangan ini memicu semangat para pendemo dan membulatkan tekad mereka untuk turun ke jalan.

“Meskipun PBB-P2 sudah di batalkan, kami tetap akan berjuang sampai Bupati lengser,” tegas seorang koordinator aksi.

Pihak kepolisian mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan jalannya aksi.

Sempa terjadi ketegangan saat beberapan demonstran mencoba merangsek masuk ke halaman kantor Bupati, yang kemudian diredam dengan menembakkan gas air mata.

Namun, massa tetap bertahan dan aksi masih berlangsung hingga saat ini, dengan tuntutan utama yang tidak lagi sebatas pembatalan kenaikan pajak.

Tetapi juga meminta pertanggungjawaban sang Bupati atas kebijakannya yang telah dianggap arogan dan tidak bijaksana. (Chintya Maharani)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Pati Menggugat #kenaikan pajak #pati #Ribuan Warga Turun ke Jalan #Mencekik Rakyat #demonstran #PBB-P2 #Tolak Kenaikan Pajak #Bupati Pati Sudewo