RADAR JOGJA – Kang Dedi Mulyadi (KDM) sampaikan pandangannya mengenai pentingnya ketegasan dan aturan dalam membentuk karakter bangsa.
Ia menyoroti fenomena sosial yang menurutnya menjadi akar masalah, baik dalam hal pendidikan maupun tata kelola masyarakat.
Menurut Kang Dedi, ketegasan adalah elemen yang sangat penting dalam mendidik seorang anak.
Fenomena yang ia amati, orang tua saat ini, sering kali berada di bawah kendali anak.
Berbeda dengan zaman dulu, di mana anak lebih patuh kepada orang tua.
Sehingga dalam hal ini, proses pendidikan karakter menjadi lemah akibat kurangnya ketegasan tersebut.
KDM menekankan bahwa diperlukan aturan yang keras untuk mendisiplinkan anak.
Dia mencontohkan kasus di Jawa Barat.
Orang tua diminta bersedia menandatangani perjanjian agar tidak menuntut guru, jika ada tindakan pendisiplinan untuk para murid di sekolah.
Kang Dedi Mulyadi juga menyampaikan pandangan yang cukup provokatif terkait kepatuhan masyarakat Indonesia terhadap aturan.
Dedi Mulyadi berpendapat bahwa secara umum, orang Indonesia cenderung patuh pada aturan karena rasa takut akan hukuman, bukan karena kesadaran dalam diri sendiri.
Hal ini terlihat dari perilaku berbeda yang ia amati pada orang Indonesia ketika berada di dalam atau luar negeri, masyarakat Indonesia lebih takut dan lebih taat di luar negri karena memiliki aturan yang sangat ketat.
Misalnya seperti aturan untuk tidak membuang sampah sembarangan karena apabila ketahuan akan di tangkap oleh pihak polisi luar negri.
"Orang Indonesia itu patuh kalau ditakut-takuti," ujarnya dikutip dari podcast Deddy Corbuzier.
"Lihat saja, saat di luar negeri mereka tertib sekali, tapi di sini Indonesia, harus ada polisi atau sanksi dulu baru patuh, dan justru malah orang yang dari luar negri yang datang ke Indonesia tidak patuh seperti berkendara tidak menggunakan helm," ungkapnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa Dedi Mulyadi melihat adanya pertentangan dalam kesadaran hukum masyarakat indonesia.
Menurutnya, penegakan aturan yang tegas dan konsisten adalah kunci untuk mengubah pola pikir dari kepatuhan berbasis ketakutan menjadi kesadaran kolektif yang lebih dewasa dan bertanggung jawab. (Annisa Malika Akbar)
Editor : Meitika Candra Lantiva