Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki, Sejumlah Penerbangan Mengalami Penundaan

Meitika Candra Lantiva • Senin, 4 Agustus 2025 | 19:08 WIB
Penampakan Erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki yang disertai Kilatan.
Penampakan Erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki yang disertai Kilatan.

RADAR JOGJA - Gunung Lewotobi yang terletak di Flores, Nusa Tenggara Timur kembali mengalami erupsi pada Sabtu (2/9/2025) pukul 01.05 WITA.

Erupsi ini mengakibatkan sejumlah maskapai penerbangan mengalami delay dan beberapa diantaranya dibatalkan.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki terjadi pada pukul 01.05 WITA dengan kolom abu ± 18.000 m di atas puncak ± 19.584 m dpl.

Erupsi ini mengeluarkan abu vulkanik tebal berwarna abu kelabu hingga hitam dan disertai dengan kilat.

Abu vulkanik ini menyebar ke Barat Daya, dan Barat Laut yang menyebabkan status Gunung Lewotobi Laki Laki ini berada pada level IV (Awas).

Erupsi ini juga berdampak pada penutupan bandara hingga pembatalan maskapai penerbangan.

Maskapai yang terdampak oleh erupsi dari Bandara Komodo (Labuan Bajo) adalah maskapai Air Asia, Batik Air, Super Air Jet, Susi Air, dan Wings Air.

Sedangkan melalui Bandara Udara Gewayantana (Laraktura, Flores Timur) dengan maskapai yaitu Wings Air.

Sementara itu, Bandara yang tutup sementara adalah Bandara Udara H. Hasan Aroeboesman (Ende), Bandara Fransiskus Xaverius Seda (Maumere, Sikka), Bandara So’a (Bajawa), dan Bandara Frans Sales Lega (Rutang).

Hingga kini Gunung Lewotobi telah mengalami beberapa kali erupsi semenjak 20 November 2024.

Akibat dari erupsi ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dan Sektrol Barat Daya - Timur Laut 7 Km dari pusat gunung tersebut.

Masyarakat juga dihimbau menggunakan masker ketika keluar rumah guna untuk menghindari bahaya dari abu vulkanik tersebut. (Safira Ratih Nadayu)

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#flores #nusa tenggara timur #Gunung Lewotobi Laki Laki #penerbangan #Erupsi #Abu Vulkanik