JOGJA - Anjloknya Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegadeanbaru, Subang, Jumat (1/8) berimbas pada sejumlah perjalanan KA di Jogja selama satu hari. Namun, mulai Sabtu (2/8) perjalanan KA di Daop 6 Jogja sudah mulai kembali normal.
"Sudah kembali normal, perjalanan kereta pertama yang melintas di jalur tersebut yakni KA Argo Lawu (KA 14) relasi Gambir – Solo Balapan, yang melintas pukul 10.57 dengan kecepatan terbatas," ujar Manager Humas Daop 6 Jogja Feni Novida Saragih dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (2/8).
Ia mengatakan bahwa proses evakuasi KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi-Gambir selesai pada pukul 07.07 WIB. Setelah evakuasi sarana selesai, upaya perbaikan prasarana terus dilakukan tanpa henti untuk memastikan kelancaran perjalanan kereta api selanjutnya.
"Secara bertahap normalisasi operasional perjalanan KA terus dilakukan termasuk KA dari dan menuju Daop 6 Yogyakarta," tuturnya.
Ia menghimbau bagi penumpang yang terdampak dan ingin melakukan proses refund tiket maupun ubah jadwal perjalanan, untuk mendatangi loket pembatalan di stasiun keberangkatan. Proses pembatalan tiket diberikan batas waktu 7x24 jam dari jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.
Merutnya, tragedi KA anjlok tersebut mempengaruhi perjalanan KA di Daop 6 Jogja hingga pagi hari ini. Bahkan, banyak perjalanan KA yang dibatalkan imbas tragedi tersebut.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan keberangkatan KA Taksaka relasi Yogyakarta - Gambir dan KA Manahan relasi Solo Balapan - Gambir untuk keberangkatan Sabtu, 2 Agustus 2025 pagi tadi," tuturnya.
KAI Daop 6 Jogja juga telah memberikan service recovery kepada penumpang KA yang terdampak. Para penumpang KA terdampak mendapatkan layanan sesuai aturan yang berlaku, termasuk pengembalian bea 100% di luar bea pesan bagi KA yang dibatalkan. Pembukaan layanan refund dan penjadwalan ulang di seluruh loket stasiun telah dilakukan sejak Jumat (2/8).
“KAI Daop 6 tetap berkomitmen untuk mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan pelayanan prima bagi seluruh pengguna jasa kereta api, serta secara aktif melakukan koordinasi pemulihan operasional dengan unit kerja dan daerah operasi terkait,” tutup Feni.
Dalam data yang diberikan, nama-nama KA keberangkatan awal Daop 6 yang dibatalkan pada 2 Agustus 2025 diantaranya KA 61 Manahan Relasi Solo Balapan-Gambir, KA 267 Banyubiru relasi Solobalapan-Semarang Tawang Bank Jateng, KA 43 Taksaka relasi Yogyakarta-Gambir, KA 109 Fajar utama relasi Yogyakarta-Pasarsenen, KA 13 Argo Lawu relasi Solobalapan-Gambir, KA 75 Mataram relasi Solobalapan-Pasarsenen dan KA 103 Bogowonto relasi Lempuyangan-Pasarsenen.
Kemudian KA dengan tujuan akhir Daop 6 Jogja yang juga dibatalkan hari ini KA 268 Banyubiru relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Solobalapan, KA 16 Argo Dwipangga relasi Gambir- Solobalapan, KA 74 Fajar Utama Solo relasi Pasarsenen – Solobalapan, KA 106 Gajahwong relasi Pasarsenen – Lempuyangan dan KA 110 Fajar Utama Yk relasi Pasarsenen - Yogyakarta.
"KA yang melintasi Daop 6 yang dibatalkan pada 2 Agustus yakni KA 5 Argo Semeru relasi Surabayagubeng-Gambir, KA 6 Argo Semeru relasi Gambir- Surabayagubeng, KA 149 Singasari relasi Blitar-Pasarsenen, KA 251 Jayakarta relasi Surabayagubeng-Pasarsenen, KA 143 Madiun Jaya relasi Madiun- Pasarsenen dan KA 144 Madiun Jaya relasi Pasarsenen-Madiun," jelasnya. (oso)
Editor : Heru Pratomo