RADAR JOGJA - Indonesia kembali menorehkan prestasi di panggung literasi kuliner dunia, Rabu (15/7/2025).
Melansir dari cookbookfair.com, Buku The Evolution of Jakarta’s Street Food, karya penulis dan antropolog makanan Dewi Lestari Nugraha, berhasil meraih peringkat kedua dalam kategori “Street Food” di ajang Gourmand World Cookbook Awards 2025 yang digelar di Riyadh, Arab Saudi.
Menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara yang masuk dalam tiga besar, karya ini mendapat apresiasi atas kontribusinya dalam mendokumentasikan budaya makanan jalanan Jakarta secara otentik dan kontekstual.
Melalui pendekatan etnografi dan wawancara langsung dengan para pelaku kuliner, buku ini menyajikan kisah mendalam tentang dinamika makanan kaki lima di ibu kota.
Mulai dari kerak telor, soto Betawi, hingga inovasi kontemporer seperti ramen warteg dan burger sambal matah.
Dewi menelusuri bagaimana sejarah, ekonomi, dan perubahan sosial membentuk identitas kuliner Jakarta hari ini.
“Ini adalah bentuk kerinduan saya terhadap identitas budaya kota yang terus bergerak, tetapi tetap hidup lewat rasa yang akrab,” tulisnya dalam pengantar buku.
Didirikan oleh Edouard Cointreau sejak 1995, Gourmand World Cookbook Awards dikenal sebagai ajang paling prestisius dalam dunia penerbitan buku kuliner.
Saban tahunnya, ratusan karya dari lebih dari 100 negara dikurasi dan dinilai oleh panel internasional.
Tahun ini, The Evolution of Jakarta’s Street Food bersaing dengan finalis dari Meksiko, Jepang, Prancis, dan Afrika Selatan.
Gelar juara pertama diraih oleh buku Tasting the Streets of Oaxaca dari Meksiko, namun posisi kedua yang diraih Indonesia menjadi pencapaian besar tersendiri.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Tiga Kali Buat Indonesia Raya Berkumandang di Eropa, Sudarmono Impikan Moto 3
Pakar Antropologi Universitas Indonesia Prof Ahmad Syafrudin, menyebut buku ini sebagai dokumen penting yang menyatukan ilmu, memori, dan semangat pelestarian budaya melalui lensa makanan.
Tak hanya disambut baik oleh dunia internasional, buku ini juga telah direkomendasikan oleh Kemendikbudristek sebagai bacaan budaya dalam Program Literasi Nasional 2025, khususnya untuk SMA dan perguruan tinggi.
Kesuksesan The Evolution of Jakarta’s Street Food menjadi bukti bahwa kuliner adalah bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa.
Makanan kaki lima bukan hanya produk ekonomi rakyat, tapi juga narasi sejarah dan kebudayaan yang hidup di ruang publik.
Dengan dokumentasi yang terstruktur dan bernilai akademis, karya ini tidak hanya merekam rasa, tetapi juga menyuarakan pentingnya merawat warisan kuliner Indonesia di tengah arus modernisasi global. (Tri Advent Sipangkar)
Editor : Meitika Candra Lantiva