Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Operasi Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali Diperpanjang, 17 Orang Masih Hilang

Meitika Candra Lantiva • Senin, 14 Juli 2025 | 21:03 WIB
KARAM: KMP Tunu Pratama Jaya.
KARAM: KMP Tunu Pratama Jaya.

RADAR JOGJA – Operasi pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya kembali diperpanjang hingga hari ini, Senin (14/7/2025).

Perpanjangan kedua kalinya ini diputuskan oleh tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas Pusat karena masih banyak korban yang belum ditemukan.

Melansir dari Radar Bali, hingga Minggu (13/7/2025), total 48 orang telah ditemukan, dengan rincian 30 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia.

KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Kamis dini hari (3/7/2025) dengan membawa 22 unit kendaraan dan 65 orang di dalamnya, berdasarkan manifes 53 penumpang dan 12 ABK.

Dengan demikian, setidaknya 17 orang masih dalam pencarian.

Namun, jumlah korban sebenarnya kemungkinan lebih banyak karena beberapa penumpang tidak terdaftar dalam manifes.


Keputusan perpanjangan operasi selama tiga hari, mulai Sabtu (12/7/2025) hingga hari ini, diambil dalam rapat tim SAR gabungan di posko induk Ketapang, Banyuwangi, pada Jumat malam (11/7/2025).

Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk Letda Laut (P) Bayu Primanto menyatakan bahwa perpanjangan ini dilakukan demi pertimbangan kemanusiaan mengingat banyaknya korban yang belum ditemukan.


Bangkai Kapal Ditemukan, Pencarian Tetap Berlanjut


Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian baik di laut maupun darat, dengan bantuan aktif dari nelayan setempat.

Korban ke-48, seorang perempuan, ditemukan oleh nelayan di perairan Desa Pengambengan pada Sabtu (12/7/2025) dan dievakuasi ke Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, sebelum dibawa ke RSUD Blambangan untuk identifikasi.

Dalam perkembangan terbaru, Gugus Tempur Laut Koarmada II bersama tim penyelam berhasil menemukan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyatno, menjelaskan bahwa dokumentasi dari kamera bawah air menunjukkan posisi kapal masih terbalik pada kedalaman sekitar 49 meter dari permukaan laut.

Penemuan ini menjadi dasar bagi tim SAR untuk fokus pada pencarian lanjutan dan penguatan bukti visual bawah laut guna memperjelas posisi kapal, serta menentukan langkah teknis selanjutnya.

Ribut Eko Suyatno berharap temuan ini dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai situasi di lokasi kejadian, sehingga upaya pencarian dan evakuasi dapat lebih terarah dan efektif.


Kunjungan SMC dan Armada Pencarian


Selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam penanganan insiden ini, Ribut Eko Suyatno juga mengunjungi Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Gilimanuk pada Minggu (13/7/2025) untuk memastikan operasi SAR berjalan optimal.

Pada hari ke-12 operasi pencarian kemarin, tim SAR gabungan mengerahkan sejumlah kapal dan perahu karet, antara lain KRI Tongkol, KP Grantin, KN SAR Permadi, KN SAR Arjuna 229, dan beberapa Rigid Inflatable Boat (RIB).

Armada ini dikerahkan sesuai dengan sektor pencarian masing-masing, menuju arah selatan dari lokasi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. (Oktavian Marionoven L)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#hilang #KMP Tunu Pratama Jaya #gilimanuk #korban #operasi pencarian korban #bali #KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali #Basarnas