RADAR JOGJA – Seorang pendaki perempuan berkebangsaan Brasil, Juliana Marins (27), dilaporkan hilang di Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Korban ditemukan meninggal dunia di kawasan Cemara Nunggal, jalur pendakian menuju puncak Rinjani.
Sebelumnya dilaporkan, korban terjatuh pada Sabtu (21/6/2025) pagi.
Meskipun Juliana sempat terlihat masih hidup melalui pantauan drone pada hari yang sama saat ia dilaporkan terjatuh.
Namun Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, memastikan bahwa saat personel SAR mencapai jurang sekitar pukul 18.00 Wita, tidak ada tanda-tanda kehidupan di titik lokasi.
Korban pun tidak ditemukan.
Konfirmasi lebih lanjut disampaikan oleh Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, melalui video di akun Instagram @sar_nasional.
Ia menjelaskan bahwa satu orang rescuer dari Basarnas, Hafid Hassandi, berhasil menjangkau korban pada kedalaman 600 meter atau yang disebut Datum Point pada pukul 18.00 Wita.
Setelah tim lainnya berhasil mencapai kedalaman 400 meter pada pukul 16.52 Wita.
Setelah penemuan korban, tujuh personel SAR melakukan flying camp atau menginap di sekitar lokasi.
Baca Juga: Barcelona Konfirmasi Akan Kembali ke Spotify Camp Nou Pada 10 Agustus
Tiga personel berada di anchor point kedua pada kedalaman 400 meter, sementara empat lainnya berada di samping korban pada kedalaman 600 meter.
Proses evakuasi jenazah Juliana Marins menemui kendala karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan dan visibilitas yang sangat terbatas, sehingga sempat ditunda.
Evakuasi dilanjutkan pada hari ini, Rabu (25/6/2025).
Tim SAR gabungan di Last Known Position (LKP) atau lokasi kejadian perkara telah menyiapkan sistem evakuasi.
Proses evakuasi yang rumit ini menggunakan metode lifting, yaitu mengangkat korban dari titik terjauh dengan cara ditandu menyusuri jalur pendakian.
Setelah berhasil diangkat ke LKP, jenazah akan dievakuasi menggunakan pesawat yang telah disiagakan di Posko Sembalun untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB guna pemeriksaan lebih lanjut.
(Oktavian Marionoven L)