Pemerintah telah memperketat syarat kesehatan melalui proses istithaah (kemampuan fisik dan medis), namun banyak calon jamaah yang tetap memaksakan diri berangkat meski memiliki risiko tinggi.
Selain itu, edukasi dan perlindungan terhadap cuaca panas seperti penggunaan payung, penyemprotan air, serta minum elektrolit, masih belum optimal diterapkan di lapangan.
Ke depan, seleksi lebih ketat, monitoring kesehatan berkelanjutan, dan penguatan tim kesehatan haji diharapkan mampu menekan angka kematian jamaah.