Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dokumentasi Lama? Jokowi Tanggapi Ramainya Isu Kapal "JKW Mahakam" dan "Dewi Iriana" yang Dikaitkan dengan Tambang Nikel Raja Ampat

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 18 Juni 2025 | 18:29 WIB
Joko Widodo memberikan tanggapan soal isu Kapal JKW Mahakam dan Dewi Iriana disangkutpautkan dengan dirinya.
Joko Widodo memberikan tanggapan soal isu Kapal JKW Mahakam dan Dewi Iriana disangkutpautkan dengan dirinya.


RADAR JOGJA - Isu mencuatnya dua kapal bernama JKW Mahakam dan Dewi Iriana sempat menjadi perbincangan hangat di ruang publik.

Foto-foto yang memperlihatkan kapal bertuliskan nama yang menyerupai inisial Presiden Joko Widodo dan nama Ibu Negara Iriana Widodo beredar luas di media sosial.

Keduanya kemudian dikaitkan dengan aktivitas tambang nikel di Kepulauan Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, memicu spekulasi mengenai keterlibatan orang yang pernah menduduki kursi nomor satu di Indonesia dalam kegiatan industri ekstraktif tersebut.

Menanggapi hal ini, mantan presiden, Joko Widodo akhirnya buka suara.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Jokowi justru menanggapi isu ini dengan santai.

Ia bahkan melontarkan candaan, berharap agar nantinya ada juga pesawat yang memakai inisial “JKW”, sehingga akan dianggap miliknya.

Kendati demikian, ia tetap mengingatkan agar publik tidak mudah memelintir informasi dan lebih cermat dalam mencerna setiap isu yang beredar.

“Kalau ada tulisan JKW Mahakam, lalu diartikan milik saya, ya senang banget. Tapi jangan diplintir,” ujar Jokowi sambil tersenyum dalam sebuah sesi tanya jawab di Sumber, Banjarsari, Solo, Jumat (13/6/2025).


Klarifikasi juga datang dari pihak perusahaan pemilik kapal, yakni PT IMC Pelita Logistik Tbk.

Melalui pernyataan resmi yang dirilis perusahaan, pihaknya menegaskan bahwa pemberian nama “JKW Mahakam” maupun “Dewi Iriana” tidak ada kaitannya dengan Presiden maupun Ibu Negara.

Nama tersebut, menurut keterangan, dipilih berdasarkan kebijakan internal perusahaan dan tidak mengandung maksud politis atau simbolik apa pun terhadap tokoh publik tertentu.

Baca Juga: Mantan Wasit Premier League Davit Coote Didakwa FA Atas Kata-kata Kasar Kepada Jurgen Klopp


PT IMC Pelita Logistik juga menyatakan bahwa kedua kapal tersebut merupakan bagian dari armada angkutan mereka yang beroperasi di wilayah Kalimantan.

Kapal-kapal itu digunakan untuk mengangkut muatan curah seperti batu bara, dan disewa oleh perusahaan-perusahaan tambang besar yang beroperasi di kawasan Sungai Mahakam.

Tidak ada aktivitas pengangkutan nikel yang melibatkan kapal tersebut, apalagi di wilayah Raja Ampat seperti yang ramai dispekulasikan.

Lebih lanjut, data pelacakan otomatis kapal atau AIS menunjukkan bahwa kapal JKW Mahakam terakhir kali terdeteksi berada di kawasan pelabuhan Banjarmasin.

Kapal lainnya dalam seri “JKW Mahakam” juga terpantau beroperasi di Palembang, Panjang, hingga Kendari.

Sementara itu, kapal Dewi Iriana, yang tidak memiliki sistem pelacak AIS aktif, diketahui selalu bergerak mengikuti kapal tunda milik perusahaan yang sama di sekitar perairan Kalimantan Selatan dan Lampung.

Perusahaan pun mengonfirmasi bahwa foto yang viral di media sosial merupakan dokumentasi lama dan tidak relevan dengan kondisi saat ini.

Mereka berharap publik tidak mudah menarik kesimpulan tanpa data yang akurat, serta menjaga etika dalam menyebarkan informasi.


Dengan klarifikasi dari pihak perusahaan dan tanggapan langsung dari Presiden, isu mengenai keterkaitan Jokowi dan mantan ibu negara dalam kegiatan tambang nikel melalui kapal-kapal tersebut seharusnya dapat diluruskan.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa di era digital seperti sekarang, penyebaran informasi yang tidak utuh dapat dengan mudah menimbulkan kesalahpahaman, bahkan fitnah.

Maka, penting bagi masyarakat untuk selalu merujuk pada sumber yang kredibel dan menyikapi setiap isu dengan sikap kritis serta penuh pertimbangan. (Adinda Fatimatuzzzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#JKW Mahakam #tambang #nikel #PT IMC Pelita Logistik #Dokumentasi Lama #joko widodo #ais #Jokowi #Isu Kapal #tambang nikel raja ampat #raja ampat #Dewi Iriana #ruang publik