Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kabar Baik! Menkominfo Gandeng Meta dan Google untuk Tambah Kabel Laut, Menuju Indonesia Serba Digital

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 13 Juni 2025 | 20:58 WIB

Kabel bawah laut.
Kabel bawah laut.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Meutya Hafid.

RADAR JOGJA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Meutya Hafid mengumumkan kabar penting dalam sektor digital Indonesia.

Dua raksasa teknologi dunia, Meta dan Google, akan menambah infrastruktur kabel laut bawah laut di Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Meutya usai bertemu langsung dengan perwakilan kedua perusahaan dalam kunjungannya ke Amerika Serikat pada awal Juni 2025.

Penambahan kabel laut ini merupakan bagian dari kolaborasi global untuk memperkuat jaringan konektivitas digital, terutama di kawasan Asia Tenggara.


Kenapa Perlu Tambah Kabel Laut?

Menurut Meutya Hafid, penambahan kabel laut ini sangat penting untuk mengurangi latency (waktu tunda), meningkatkan kecepatan akses internet, dan memperluas kapasitas bandwidth internasional Indonesia.

Saat ini, sebagian besar lalu lintas data Indonesia masih bergantung pada kabel laut yang terbatas dan sudah mulai padat.

Menkominfo menganggap penambahan kabel laut adalah langkah strategis, dan sebagai proses menuju transformasi digital besar-besaran.

Konektivitas sebagai fondasi utama, sehingga Google dan Meta melihat potensi besar Indonesia, kemudian ingin memperkuat jaringan mereka.


Rencana ini bukanlah proyek mendadak.

Kedua perusahaan telah melakukan kajian sejak 2024, dan pengajuan izin konstruksi ditargetkan rampung pada akhir 2025, dengan pembangunan fisik dimulai paling lambat kuartal pertama 2026.


Lokasi dan Jalur Kabel: Masih Dalam Proses Penetapan


Meski Meutya tidak mengungkap detail teknis soal jalur kabel laut yang akan ditanam, proyek ini diyakini akan terhubung dengan jalur transpasifik dan regional Asia, melewati Samudera Hindia dan Laut Jawa.

Lokasi pendaratan kabel di Indonesia sedang dikaji bersama Kementerian Kelautan dan Kementerian Perhubungan untuk memastikan tidak mengganggu ekosistem laut maupun lalu lintas kapal.


Dampak Positif: Lebih Cepat, Lebih Stabil


Penambahan kabel laut oleh Meta dan Google diprediksi memberikan sejumlah dampak positif seperti akses internet lebih cepat dan stabil, terutama untuk layanan berbasis cloud, video streaming, dan platform digital.

Memperluas jangkauan jaringan hingga ke daerah-daerah yang sebelumnya memiliki koneksi lambat atau terbatas.

Mendorong pertumbuhan ekonomi digital, termasuk startup, UMKM berbasis digital, dan sektor kreatif.

Peningkatan keamanan data dan cadangan jalur konektivitas bila terjadi gangguan pada kabel utama yang sudah ada.


Jika semua berjalan sesuai jadwal, Indonesia akan melihat hasilnya paling cepat akhir 2026 atau awal 2027.

Ini akan menjadi lompatan besar dalam pembangunan infrastruktur digital nasional menurut Meutya.


Menuju Indonesia Terkoneksi Penuh


Langkah Meta dan Google ini memperkuat komitmen global dalam mendukung transformasi digital Indonesia.

Dengan penduduk lebih dari 270 juta jiwa dan pengguna internet aktif yang terus tumbuh, kebutuhan akan koneksi cepat dan andal menjadi krusial.


Rencana ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat data dan konektivitas digital Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan. (Adinda Fatimatuzzahra)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kabel laut #menkominfo #meutya hafid #Menuju Indonesia Serba Digital #google #Kabar baik #Tambah Kabel Laut #Gandeng Meta dan Google #meta #Amerika Serikat